PT Freeport Indonesia Ulurkan Tangan Peduli Gempa Flores, Gubernur NTT Puji Solidaritas Luar Biasa
Redaksi : Rocky/📝📷 Okkiboy
1 September 2026
*PT Freeport Indonesia Salurkan Bantuan Untuk Penanganan Bencana Gempa Bumi di Flores, Gubernur NTT Beri Apresiasi*
Kupang - Metro Flobamora
Kepedulian bagi masyarakat yang menjadi korban gempa bumi di Flores terus berdatangan dari beragam kalangan. Kali ini, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas beserta jajarannya secara resmi menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur guna meringankan beban warga yang terdampak bencana tersebut.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Presiden Direktur PTFI Tony Wenas kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Acara berlangsung di Ruang Rapat Gubernur NTT pada Selasa, 1 September 2026 siang.
Bantuan yang disiapkan PTFI mencapai nilai total Rp2,5 miliar. Dana ini terkumpul dari kontribusi perusahaan, sumbangan tulus para karyawan, serta dukungan tambahan melalui skema pendampingan dana perusahaan. Selain itu, PTFI menjalin kerja sama dengan Human Initiative (HI) di wilayah Kabupaten Nagekeo, Manggarai, dan Manggarai Timur untuk menjalankan program tanggap bencana yang mencakup empat sektor utama: pangan serta gizi, air bersih dan sanitasi serta higiene, tempat tinggal dan permukiman, juga pelayanan kesehatan dasar. Dalam fase tanggap darurat ini, melalui Human Initiative disalurkan pula 700 paket perlengkapan yang meliputi perlengkapan tidur, kebersihan pribadi, perlengkapan tempat tinggal darurat serta kebutuhan pokok. Selain itu dibangun pula lima unit hunian sementara dan empat lokasi sekolah darurat.
Selain upaya tersebut, PTFI juga menyiapkan bantuan bagi Palang Merah Indonesia (PMI) berupa masing-masing 300 paket perlengkapan kebersihan, sembako, perlengkapan tempat tinggal darurat, dan perlengkapan tidur, dengan nilai keseluruhan mencapai Rp500 juta.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan rasa penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PT Freeport Indonesia atas perhatian nyata yang diberikan kepada masyarakat yang sedang menanggung dampak gempa bumi di Flores. Menurut pandangan beliau, dukungan yang datang dari berbagai arah adalah bukti nyata persatuan dan semangat bergotong royong di tengah situasi sulit. Bantuan tersebut tidak sekadar membantu memenuhi kebutuhan hidup warga, melainkan juga menjadi kekuatan semangat agar mereka mampu bangkit kembali dan melanjutkan kehidupan.
“Mewakili Pemerintah Provinsi NTT serta seluruh rakyat daerah ini, kami ucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi penuh kepada PT Freeport Indonesia yang telah meluangkan perhatian serta memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terkena dampak musibah di Flores,” ujar Gubernur dengan tegas.
Gubernur menegaskan bahwa penanganan dampak bencana menuntut kebersamaan dan kerja sama dari semua pihak. Pemerintah tidak sanggup berjalan sendiri, oleh karena itu dukungan dari kalangan usaha, lembaga, organisasi kemasyarakatan, komunitas, maupun masyarakat luas sangat diperlukan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.
Ia pun memuji langkah maju yang diambil PTFI yang sudah sejak awal mengerahkan tim ke lokasi untuk turut serta menangani keadaan korban di lapangan.
Gubernur berharap keterlibatan pihak PTFI dapat terus berlanjut hingga masa pemulihan setelah keadaan darurat berlalu, terutamanya dalam bentuk pendampingan terhadap fasilitas umum yang mengalami kerusakan. “Jika memungkinkan, setelah bantuan masa darurat ini selesai, mungkin ada beberapa sarana dan prasarana atau tempat pelayanan publik yang bisa didampingi secara khusus oleh PTFI sampai kondisinya pulih sepenuhnya,” tambahnya.
Menurut penilaian Gubernur, kerja sama semacam itu sangat berharga karena kebutuhan pemulihan pascabencana sangat besar, sementara pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan dana serta waktu guna menyesuaikan rencana anggaran yang ada. “Kita berharap semangat bekerja sama ini terus terjaga. Bukan hanya sekadar untuk masa darurat saja, melainkan juga demi memastikan kehidupan masyarakat dan pelayanan umum kembali berjalan lancar dan teratur,” tutup Gubernur.
Selain itu, Gubernur juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Human Initiative, PMI, Dana Kemanusiaan Kompas, serta setiap pihak yang telah turut serta membantu masyarakat Flores. Baginya, persatuan lintas wilayah maupun kelompok merupakan kekuatan besar bagi NTT untuk menghadapi musibah sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan warga.
Di sisi lain, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menjelaskan bahwa keikutsertaan perusahaan dalam penanganan dampak gempa di Flores sudah dimulai sejak pertengahan bulan Agustus. PTFI mengirimkan enam orang personil yang terdiri dari dua dokter, satu tenaga medis pendamping, serta tiga petugas penyelamat. Kelompok tim ini telah bertugas di wilayah NTT sejak tanggal 22 Agustus dan baru menyelesaikan misi mereka pada tanggal 30 Agustus 2026. Selama berada di lokasi kejadian, tim tersebut membantu proses evakuasi dan penyelamatan serta memberikan pelayanan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan.
“Hampir mencapai jumlah 500 orang yang sempat tertangani dan mendapatkan pelayanan medis berkat kehadiran dua dokter, satu tenaga medis, serta tiga petugas penyelamat yang kami kirimkan,” jelas Tony.
Tony menyampaikan pula bahwa kedekatan posisi wilayah Indonesia bagian timur menjadi salah satu alasan kuat mengapa PTFI begitu memperhatikan keadaan di Flores. “Provinsi NTT adalah tetangga yang sangat dekat dengan wilayah Papua. Semangat persaudaraan sesama penghuni wilayah timur inilah yang mendorong kami untuk berbuat lebih banyak lagi bagi sesama. Selain itu, hubungan saya dengan Bapak Gubernur sendiri sudah terjalin persahabatan lama lebih dari 20 tahun lamanya. Saya rasa ikatan persaudaraan yang erat inilah yang memperkuat tekad saya agar bisa hadir secara langsung di sini dan ikut meringankan beban lewat bantuan,” ungkapnya.
Ia menegaskan kembali bahwa segala bentuk dukungan yang diberikan didasari oleh niat tulus murni sekadar untuk membantu warga yang sedang berada dalam kesulitan, serta sekaligus menjadi contoh dan ajakan bagi lebih banyak perusahaan lain agar mau melangkah serupa. “Kami datang membawa niat yang tulus dari hati untuk menolong saudara-saudara kita semua, dan berharap hal ini dapat memicu semangat bagi badan usaha lain agar turut ambil bagian dalam kebaikan serupa,” tegasnya.
#IndonesiaTerang ✨
#AyoBangunIndonesia 🤝
#AyoBangunNTT ❤️
Komentar
Posting Komentar