*Kunjungi SMK Negeri 6 Kupang, Wagub Johni Asadoma Ajak Siswa-Siswi Tanamkan Jiwa Wirausaha*
Redaksi : Rocky/Okkiboy
Rabu 9 September 2026
KUPANG — Metro Flobamora
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menyampaikan pesan penting dan penuh semangat saat berkunjung ke SMK Negeri 6 Kupang: Pendidikan kejuruan bukan sekadar mencetak pencari kerja, melainkan melahirkan pencipta peluang dan pengusaha tangguh!
Dalam kunjungannya hari ini, Wagub Johni menegaskan bahwa keunggulan sekolah menengah kejuruan terletak pada kemampuannya membekali siswa tidak hanya dengan keterampilan teknis, tetapi juga pola pikir berwirausaha sejak dini. Ia mengingatkan bahwa peluang menjadi pegawai negeri semakin terbatas, sehingga jiwa mandiri dan berani membuka usaha adalah jalan masa depan yang sangat luas.
“Lulusan SMK tidak harus selalu menunggu lowongan. Mulailah dari yang kecil, tekun, pantang menyerah, berani ambil langkah, pandai mengelola keuangan, dan terus memperluas relasi. Semua usaha besar bermula dari langkah kecil yang berani diambil,” ujar Wagub Johni dengan tegas.
Selain keterampilan teknis atau hard skill, ia juga menekankan betapa pentingnya sikap dan kepribadian yang baik — disiplin, jujur, mampu bekerja sama, berkomunikasi baik, serta pandai memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk hal yang bermanfaat. Siswa juga diajak terbiasa berpikir kritis, kreatif, berani menyampaikan gagasan, serta selalu berfokus pada tujuan dan bukan hanya terhenti melihat hambatan.
📈 SMK NEGERI 6 KUPANG: BERINOVASI, SIAP MELANGKAH KE DEPAN!
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Kupang, Asa Manason Lahtang, memaparkan perkembangan dan langkah besar yang sedang dibangun sekolahnya. Saat ini sekolah ini menampung 927 siswa, dibimbing oleh 70 guru serta 21 tenaga kependidikan, dengan lima bidang keahlian:
✅ Desain Komunikasi Visual
✅ Teknik Komputer dan Jaringan
✅ Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim
✅ Akuntansi Keuangan Lembaga
✅ Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis
Sekolah ini bertekad membuktikan bahwa anggapan “lulusan SMK banyak menganggur” adalah hal yang keliru. Melalui pembelajaran yang banyak praktik, pelatihan nyata, serta pendampingan bahkan hingga siswa lulus, sekolah terus berbenah.
Salah satu langkah hebatnya adalah pembangunan Pusat Teknologi Informasi / IT Center bertingkat tiga:
🔹 Lantai 1: Pusat promosi usaha sekolah & koperasi
🔹 Lantai 2: Ruang pelatihan pemrograman & teknologi
🔹 Lantai 3: Pusat persiapan siswa bisa melangkah bahkan hingga ke luar negeri
Tidak hanya itu, jaringan kerja sama dengan dunia usaha dan industri sudah mencapai lebih dari 100 mitra, serta dikembangkan pula toko sekolah, usaha produksi, hingga tempat belajar santai bernama E-Learning Cafe.
“Tujuan kami jelas: nanti bukan kami yang datang belajar ke tempat lain — tapi orang lain yang datang belajar ke SMK Negeri 6 Kupang!” tegas Kepala Sekolah penuh keyakinan.
Dengan semangat pemerintah daerah dan kemajuan sekolah, masa depan generasi muda NTT tampak semakin siap, mandiri, dan berdaya saing tinggi! Metro Flobamora
Komentar
Posting Komentar