METRO UPDATE

METRO LATEST

JEMAAT BATU KARANG KUPANG. * 20th * TEGUH BERJALAN DI BAWAH PENYERTAAN TUHAN`

๐Ÿ“๐Ÿ“ท Okkiboy Metro Flobamora 


Jemaat Batu Karang Kupang Genap Berusia 20 Tahun: Teguh Berjalan di Bawah Penyertaan Tuhan
 

KUPANG – Metro Flobamora

Suasana penuh syukur dan sukacita menyelimuti Jemaat Batu Karang Kupang (JBKK) pada malam tanggal 10 September 2026, saat seluruh warga jemaat beserta para tamu undangan berkumpul merayakan peringatan ulang tahun ke-20 jemaat. Mengusung tema “20 Tahun Tuhan Menuntun: Kembali Erat dalam Persekutuan, Kuat dalam Pelayanan”, perayaan ini menjadi tonggak bersejarah sekaligus pengingat akan karya kesetiaan Tuhan yang senantiasa menyertai setiap langkah perjalanan dua dekade terakhir.
 

Dalam sambutannya,  Ketua Majelis Jemaat Harian JBKK, Ibu Leni Utomo Walunguru, S.Ag.mengawali dengan menyapa hangat seluruh hadirin: mulai dari Komandan Korem atau perwakilannya, Bapak Lurah, Pendeta Niko yang pernah melayani di jemaat ini, para Pendeta se-Rayon, Majelis Jemaat, panitia pelaksana, para penatua, sahabat-sahabat pelayanan, hingga seluruh warga jemaat dari yang paling tua hingga anak-anak.
 

“Di malam penuh syukur ini, mari kita naikkan puji, hormat, dan syukur kepada Allah Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Atas penyertaan-Nya saja, kita boleh berdiri di sini dan merayakan usia ke-20 tahun perjalanan pelayanan kita,” ujar Ibu Leni dengan penuh haru.
 
Beliau menegaskan, dua puluh tahun bukanlah perjalanan yang mudah. Selalu ada tantangan, pergumulan, dan ujian yang datang silih berganti. Namun, keberadaan jemaat hingga hari ini sama sekali bukan karena kekuatan atau kehebatan manusia, melainkan semata-mata karena kesetiaan dan tuntunan Allah Tritunggal yang tak pernah meninggalkan umat-Nya. “Kita tetap ada dan terus melayani hanya karena Tuhan. Dialah Kepala Gereja dan Pemilik pelayanan ini, dan kuasa Roh Kudus yang menopang kita terus berjalan,” tambahnya.
 
Ibu Leni juga menyampaikan makna mendalam dari angka 20 tahun, sebagaimana dipahami dalam ilmu perkembangan manusia: jika usia 17 tahun identik dengan mimpi indah dan harapan yang masih berwarna merah muda, maka usia 20 tahun adalah masa kedewasaan yang penuh tanggung jawab, ketegasan, dan kesiapan fokus membangun masa depan. Bagi jemaat, usia ini adalah panggilan untuk semakin dewasa dalam iman—tidak lagi sekadar bermimpi, melainkan sungguh-sungguh serius, bertanggung jawab, dan tekun menjalankan tugas pelayanan yang dipercayakan Tuhan.
 
“Mari kita jadikan usia ke-20 ini sebagai waktu anugerah untuk semakin mempererat ikatan persekutuan sesama, semakin giat melayani Tuhan dan sesama, serta menjadi berkat, terang, dan garam di tengah masyarakat sekitar,” ajaknya.
 

Selama dua puluh tahun, Jemaat Batu Karang telah tumbuh dari masa-masa awal pendirian hingga kini berdiri kokoh dengan bangunan gereja yang indah dan komunitas yang erat. Setiap langkah yang dilalui menjadi bukti nyata kasih Tuhan yang tak terputus, sekaligus penghormatan bagi pengorbanan dan karya para pendahulu yang telah meletakkan fondasi iman ini.
 
Perayaan ini pun menjadi titik tolak baru: mengenang masa lalu dengan penuh syukur, menghadapi masa kini dengan tanggung jawab, dan melangkah ke masa depan dengan iman yang semakin teguh. Seluruh warga jemaat berdoa dan berharap, tuntunan Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah JBKK—semakin kokoh dalam iman, semakin erat dalam kasih persaudaraan, dan semakin berlipat ganda buah pelayanannya demi kemuliaan nama Tuhan.
( Redaksi : Rocky )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

 ๐–๐š๐ฅ๐ข ๐Š๐จ๐ญ๐š ๐Š๐ฎ๐ฉ๐š๐ง๐  ๐‡๐š๐๐ข๐ซ ๐Œ๐ž๐ฌ๐ค๐ข ๐๐ž๐ฅ๐ฎ๐ฆ ๐๐ฎ๐ฅ๐ข๐ก, ๐ƒ๐ฎ๐ค๐ฎ๐ง๐  ๐๐ž๐ง๐ฎ๐ก ๐€๐๐ข๐ซ๐š ๐…๐ข๐ง๐š๐ง๐œ๐ž ๐Š๐ฎ๐ฉ๐š๐ง๐  ๐–๐ฎ๐ฃ๐ฎ๐๐ค๐š๐ง ๐Œ๐ข๐ฆ๐ฉ๐ข ๐Œ๐š๐ฌ๐ฒ๐š๐ซ๐š๐ค๐š๐ญ

GUBERNUR MELKI LAKA LENA TEGASKAN SENIN 20 JULI TETAP BERAKTIVITAS NORMAL — SURAT EDARAN LIBUR NONTON FINAL PIALA DUNIA DIPASTIKAN HOAKS

๐˜ˆ๐˜ฅ๐˜ณ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜‰๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜’๐˜ข๐˜ญ๐˜ข, ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜’๐˜ฆ๐˜ต๐˜ถ๐˜ข ๐˜‹๐˜—๐˜‹ ๐˜—๐˜ˆ๐˜—๐˜—๐˜™๐˜ ๐˜•๐˜›๐˜›, ๐˜‹๐˜ช๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ค๐˜ข๐˜บ๐˜ข ๐˜“๐˜ข๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ž๐˜ข๐˜ณ๐˜จ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ด ๐˜“๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ˆ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ข