๐๐๐ซ๐ข ๐๐๐๐ข๐จ ๐๐-๐๐: ๐๐๐ ๐ฎ๐ ๐๐จ๐ก๐ง๐ข ๐๐ฌ๐๐๐จ๐ฆ๐ – ๐๐๐ ๐๐๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐๐๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐๐๐๐ข๐ซ ๐๐ข ๐๐๐ง๐ ๐๐ก ๐๐๐ฌ๐ฒ๐๐ซ๐๐ค๐๐ญ ๐๐๐
๐๐ท Okkiboy Metro Flobamora
๐๐๐ซ๐ข ๐๐๐๐ข๐จ ๐๐-๐๐: ๐๐๐ ๐ฎ๐ ๐๐จ๐ก๐ง๐ข ๐๐ฌ๐๐๐จ๐ฆ๐ – ๐๐๐ ๐๐๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐๐๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐๐๐๐ข๐ซ ๐๐ข ๐๐๐ง๐ ๐๐ก ๐๐๐ฌ๐ฒ๐๐ซ๐๐ค๐๐ญ ๐๐๐
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menegaskan kembali betapa pentingnya peran Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai penghubung dan jembatan informasi bagi seluruh masyarakat, terlebih lagi saat wilayah NTT sedang berjuang menghadapi dampak bencana gempa di wilayah Flores.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Wagub Johni saat ia hadir dalam acara Penyulutan Obor Tri Prasetya RRI, yang diadakan untuk memperingati Hari Radio ke-81, sekaligus menjadi momen penyerahan bantuan dana bagi warga yang menjadi korban dan penyintas gempa Flores.
Di awal sambutannya, Wagub Johni mengajak semua tamu yang hadir untuk sejenak mengheningkan cipta serta berdoa bagi dua warga asal NTT — dari total tiga orang korban — yang gugur akibat penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat sedang menjalankan tugas negara di wilayah Papua.
Ia turut menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam, sekaligus mengecam keras tindakan kejam yang menewaskan ketiga orang yang sedang melaksanakan tugas tersebut.
“Pembunuhan terhadap tiga orang yang sedang bertugas di Papua adalah tindakan kriminal yang nyata, dan kami mengutuknya sekeras-kerasnya. Kami berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan menjatuhkan hukuman sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Wagub Johni.
Selanjutnya, ia menyampaikan ucapan selamat yang tulus untuk seluruh keluarga besar RRI di seluruh Indonesia atas peringatan Hari Radio ke-81 ini.
“Atas nama seluruh warga masyarakat dan juga Pemerintah Provinsi NTT, saya ucapkan selamat Hari Radio ke-81 kepada segenap keluarga besar RRI, terutama rekan-rekan kami di RRI Kupang,” ujar Wagub.
Menurut pandangannya, kedudukan radio sangatlah strategis bagi wilayah NTT yang terdiri dari banyak pulau dengan wilayah yang luas dan tersebar jauh. Radio bukan sekadar alat penyampaian berita, melainkan juga sarana membangun komunikasi, memperkuat rasa persatuan, serta menjadikan kehadiran pemerintah terasa lebih dekat di tengah rakyat.
Karena hal itu, penyulutan api Obor Tri Prasetya RRI harus dipahami sebagai lambang semangat pengabdian yang tak boleh padam, harus terus menyala terang.
“Jadikanlah media radio sebagai ruang yang senantiasa menghadirkan informasi yang membuka wawasan, membangkitkan harapan, serta memperkuat rasa persaudaraan antar sesama warga bangsa,” tambahnya lagi dengan tegas.
Terutama di masa pascabencana gempa Flores ini, Wagub menilai kehadiran media penyiaran menjadi jauh lebih berarti — agar masyarakat selalu mendapatkan berita yang cepat, tepat, dan bisa dipercaya, sekaligus menjadi tempat tumbuhnya rasa kepedulian dan kebersamaan sesama warga.
Wagub Johni juga memberikan apresiasi tinggi kepada pihak RRI Kupang beserta Rumah Musik Siloam, yang telah membuktikan kepedulian nyata lewat pemberian bantuan langsung bagi para korban gempa Flores.
“Bantuan yang diberikan ini nilainya bukan sekadar benda atau uang saja, melainkan pesan yang menyatakan bahwa mereka tidak sendirian, dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur tetap berdiri bersama mereka,” katanya.
Ia menegaskan pula bahwa penanganan masalah hingga pemulihan keadaan pascabencana hanya akan berhasil jika semua pihak saling bergandengan tangan. Pemerintah daerah terus berupaya menyatu langkah bersama pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, lembaga bantuan kemanusiaan, dunia usaha, kelompok masyarakat, serta setiap elemen warga negara.
“Kami berharap masyarakat yang terkena dampak bencana dapat segera bangkit kembali, mampu memulihkan kehidupan sehari-hari, kegiatan ekonomi, pendidikan, serta tatanan kehidupan sosial mereka seperti sedia kala,” ucapnya.
Di akhir ucapannya, Wagub mengajak RRI untuk terus berdiri tegak menjadi bagian dari kekuatan yang menjaga persatuan bangsa ini tetap utuh.
“Teruslah hadir sebagai suara rakyat, menjadi jembatan informasi yang jujur, serta menjadi bagian dari kekuatan besar yang menjaga keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia,” tutupnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur NTT secara resmi menerima sumbangan yang diserahkan oleh LPP RRI Kupang bersama Rumah Musik Siloam, berupa bantuan dana sebesar Rp 8.000.000 serta berbagai kebutuhan barang lainnya, guna membantu penanganan keadaan darurat bencana di Pulau Flores.
Kepala Stasiun RRI Kupang, Muhammad Yusridarto, menyampaikan bahwa sumbangan dan bantuan ini adalah wujud tindakan nyata sekaligus janji yang dipegang teguh RRI untuk selalu ada di samping masyarakat, serta mendukung sepenuhnya segala program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah setempat.
“Sumbangan yang kami berikan hari ini adalah bukti nyata komitmen RRI untuk selalu hadir, merasakan apa yang dirasakan warga yang terkena bencana di Pulau Flores, sekaligus bukti bahwa kami akan terus mendukung setiap langkah kerja pemerintah daerah,” jelas Muhammad Yusridarto.
Turut hadir menyaksikan kegiatan ini: Kepala LPP RRI Kupang, Muhammad Yusridarto beserta seluruh jajarannya, Rektor IAKN, I Made Suardana, Pendiri Rumah Musik Siloam, Adriana Kalla, serta Kepala LPP TVRI Stasiun NTT, Jefri. ( Redaksi Rocky )
#๐๐ง๐๐จ๐ง๐๐ฌ๐ข๐๐๐๐ซ๐๐ง๐
#๐๐ฒ๐จ๐๐๐ง๐ ๐ฎ๐ง๐๐๐
#๐๐ฒ๐จ๐๐๐ง๐ ๐ฎ๐ง๐๐ง๐๐จ๐ง๐๐ฌ๐ข๐
Komentar
Posting Komentar