Wagub NTT Johni Asadoma Turun Langsung Tinjau Wilayah & Serahkan Bantuan Gempa di Kabupaten Ende
๐ท Okkiboy 24 Agustus 2026 Ende - Metro Flobamora
dua puluh empat Agustus dua ribu dua puluh enam – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus meninjau sejumlah wilayah yang terdampak kuat gempa bumi di Kabupaten Ende pada hari Senin. Langkah ini dilakukan guna melihat langsung kondisi yang sedang dialami masyarakat di lokasi kejadian.
Kunjungan tersebut mencakup jangkauan luas, mulai dari Desa Wolotopo Timur, Desa Wolotopo, serta Posko Wolomboa, kemudian berlanjut ke Desa Ngalupolo dan Desa Reka. Kehadirannya di setiap titik menjadi bukti nyata kehadiran pemimpin berdiri berdampingan dengan rakyat yang sedang berjuang.
Wagub : Johni Asadoma
Dalam perjalanan meninjau berbagai tempat tersebut, Wagub NTT didampingi secara erat oleh Wakil Bupati Ende, yaitu Dr. drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes. Kerjasama antara pejabat provinsi dan daerah terjalin kuat demi mempercepat penanganan segala akibat bencana ini.
Sesampainya di Desa Ngalupolo maupun Desa Reka, Johni Asadoma tidak sekadar mengamati dari jauh, melainkan membuka ruang dialog yang terbuka bersama warga, para tokoh adat yang dihormati, serta pimpinan pemerintah kecamatan setempat. Hal ini membuat suara dan keinginan masyarakat dapat tersampaikan dengan sangat jelas.
Sambutan yang diberikan oleh warga sungguh hangat dan penuh semangat. Mereka dengan tulus menceritakan keadaan yang sebenarnya terjadi di lapangan serta menyampaikan berbagai hal yang menjadi kebutuhan mendesak pasca terjadinya guncangan bumi tersebut.
Camat Ndona, Yosef Lebu, memaparkan gambaran umum hasil pencatatan sementara yang telah disusun. Ia menjelaskan bahwa di seluruh wilayah Kecamatan Ndona terdapat banyak kepala keluarga yang kehidupan sehari-harinya sangat terpengaruh oleh kejadian gempa ini.
Mengenai rincian kerusakan bangunan, terlihat jelas sejumlah rumah mengalami kerusakan yang tergolong ringan, sementara itu sebagian bangunan lainnya mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi aman untuk ditinggali penghuninya dengan bebas.
Khususnya di lingkungan Desa Ngalupolo pun terlihat dampak yang cukup terasa bagi warga yang tinggal di sana. Bahkan di antara bangunan tempat tinggal itu, ditemukan beberapa unit rumah yang mengalami kerusakan cukup parah dan butuh perhatian segera.
Kerusakan tidak hanya menimpa tempat tinggal warga saja, melainkan juga menyentuh fasilitas umum yang penting bagi kehidupan bersama. Gedung sekolah mengalami kerusakan ringan, sedangkan bangunan pusat kesehatan masyarakat menderita kerusakan yang dikategorikan sedang dan masih bisa berfungsi terbatas.
Selain kerusakan bangunan rumah dan gedung, persoalan yang menjadi perhatian utama adalah kondisi jalan penghubung. Di banyak bagian lintasan jalan terjadi longsoran tanah dan bebatuan sehingga jalur perjalanan menjadi terhalang atau sempit.
Keadaan akses jalan yang terganggu itu membawa dampak yang terasa berat bagi pergerakan warga setiap harinya. Hal ini juga menghambat kelancaran roda aktivitas ekonomi masyarakat yang biasanya berjalan teratur tanpa hambatan berarti.
Salah satu perwakilan warga bernama Mosalaki Yuri menyampaikan harapan bersama agar pemerintah segera turun tangan memperbaiki kondisi jalan tersebut. Ia menegaskan bahwa jalan merupakan urat nadi kehidupan dan di wilayah tersebut tidak tersedia jalan lain yang bisa digunakan sebagai pengganti.
Mendengar aspirasi yang begitu tulus itu, Wakil Gubernur Johni Asadoma menyatakan dengan tegas bahwa rombongan datang bertujuan untuk melihat fakta di tempat sendiri. Ia berjanji seluruh kerusakan maupun kerugian akan dicatat secara lengkap dan mendalam tanpa ada satu hal pun yang terlewatkan.
Pemerintah bertekad kuat agar tidak membiarkan rakyat berada dalam kesulitan yang berkepanjangan. Segala data dan keterangan yang dikumpulkan akan disusun dengan teliti supaya bantuan yang disiapkan benar-benar tepat sasaran dan terasa manfaatnya bagi semua pihak.
Pesan penting juga disampaikan kepada seluruh warga agar senantiasa tetap menjaga kewaspadaan menghadapi kemungkinan guncangan susulan. Selain itu, warga diimbau untuk selalu menjaga kesehatan tubuh serta kebersihan makanan yang dikonsumsi dan tetap memelihara semangat yang tinggi.
Pemerintah juga menegaskan akan terus menyalurkan berbagai bentuk dukungan berupa barang-barang kebutuhan hidup dasar secara bertahap. Hal ini dilakukan mengikuti prioritas dan perencanaan yang matang demi kelangsungan hidup warga yang sedang berjuang bangkit kembali.
Ketika berada di Desa Reka yang juga merasakan dampak bencana ini, Wagub mengingatkan agar setiap kerusakan yang ada segera dilaporkan secara resmi melalui pemerintah desa. Cara seperti ini menjamin setiap data bisa diperiksa kebenarannya dan ditindaklanjuti secara teratur serta adil bagi seluruh warga desa.
Sebagai bukti nyata kepedulian yang tulus, Pemerintah Provinsi NTT menyerahkan paket bantuan kemanusiaan yang cukup lengkap bagi empat desa yang telah dikunjungi. Bantuan tersebut meliputi beras, air mineral, minyak goreng, berbagai jenis makanan siap dikonsumsi, gula pasir, mi instan hingga perlengkapan bayi dan popok demi meringankan beban warga selama masa pemulihan berlangsung.
Redaksi ๐ Rocky
#humasNTT
Komentar
Posting Komentar