WAGUB JOHNI ASADOMA DI ALOR: BERANI BERMIMPI, JADI PENCIPTA KERJA, BUKAN HANYA PENCARI!
WAGUB JOHNI ASADOMA DI ALOR: BERANI BERMIMPI, JADI PENCIPTA KERJA, BUKAN HANYA PENCARI!
Redaksi: Rocky MT .
📝📷 Okkiboy 31 Agustus 2026
Alor : Metro Flobamora
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, hadir secara istimewa dalam acara wisuda STKIP Muhammadiyah Kalabahi yang digelar di Aula Hotel Symfoni, Kabupaten Alor pada Senin, 31 Agustus 2026. Kehadirannya menjadi bukti dukungan nyata pemerintah provinsi bagi dunia pendidikan dan generasi muda daerah, meski baru saja menuntaskan kunjungan kemanusiaan di wilayah terdampak gempa Flores dan kondisi tubuh sedang kurang bugar.
Acara tersebut meluluskan sebanyak 65 sarjana yang telah menyelesaikan perjalanan pendidikan mereka dengan baik. Turut hadir mengiringi momen berharga ini Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabahi Muhammad Abdulah, S.Sos., M.Pd., Prof. Dr. Tobroni, M.Si. dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, perwakilan LLDIKTI Wilayah XV Solaiman Mario, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Alor Melky Belly, Vera Sirait Asadoma, BS, M.Sc serta seluruh unsur pimpinan daerah, tenaga pendidik, dan keluarga wisudawan.
Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan ucapan selamat yang tulus sekaligus mengingatkan para lulusan bahwa pencapaian yang terlihat megah hari ini tidak akan terwujud tanpa doa, kasih sayang, serta pengorbanan besar dari orang tua mereka. “Jangan pernah melupakan jasa dan pengabdian mereka yang mendampingi langkah kalian hingga titik ini,” ujarnya penuh haru.
Ia menegaskan pula bahwa wisuda bukanlah garis akhir proses belajar, melainkan gerbang terbuka untuk menghadapi tantangan hidup yang lebih luas dan beragam. “Hari ini kalian adalah kebanggaan rumah kalian sendiri. Namun esok hari, kalian harus mampu menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat di tempat kalian tinggal,” tegasnya dengan semangat.
Salah satu pesan terkuat yang disampaikan adalah dorongan agar para pemuda Alor tidak hanya pasif menunggu atau mencari pekerjaan yang sudah ada, melainkan berani melangkah lebih jauh membuka peluang sendiri. Mulailah dari hal yang sederhana dan kecil, karena nilai keberanian ada pada keinginan berkarya: “Jangan sekadar menjadi pencari kerja, tapi jadilah orang yang mampu menciptakan pekerjaan bagi dirinya dan orang lain.”
Para lulusan juga diingatkan untuk tidak merasa cukup dengan ijazah yang dimiliki, melainkan terus mengasah kemampuan diri, khususnya keterampilan zaman kini seperti teknologi informasi, komunikasi yang efektif, berbicara di depan umum, kecerdasan buatan serta penguasaan bahasa internasional. Perubahan dunia berjalan cepat dan orang yang belajar terus-menerus akan tetap relevan.
Selanjutnya, ia mengajak anak-anak Alor untuk mencintai tanah kelahirannya yang kaya akan potensi alam, mulai dari pertanian, perkebunan, laut hingga keindahan wisatanya. Pergi merantau menimba ilmu itu hal yang sangat baik, namun jangan lupa membawa pulang segala wawasan dan pengalaman tersebut untuk membangun daerah asalnya.
Pembangunan Alor yang maju harus berdiri kokoh berkat kualitas manusianya, tanpa harus merusak lingkungan maupun kehilangan nilai budaya aslinya. Wagub pun memperkenalkan semangat persatuan baru: “Alor Damai, Alor Sehat, Alor Baru” serta makna indah ALOR yaitu Alamnya Lestari dan Orangnya Ramah sebagai jati diri masyarakat setempat.
Menjaga kelestarian alam berarti menjamin masa depan hidup yang layak, sementara sifat keramahan penduduk adalah kekuatan utama yang membuat daerah ini nyaman dihuni maupun dikunjungi tamu dari mana saja. Para sarjana diposisikan sebagai pelopor yang harus membawa ilmu dan kreativitas demi kemajuan bersama.
Pemerintah provinsi sangat menghargai upaya STKIP Muhammadiyah Kalabahi yang konsisten melahirkan sumber daya manusia berbobot dan berkarakter di wilayah tersebut. Perguruan tinggi ini dianggap sebagai fondasi strategis untuk mencetak orang-orang cerdas sekaligus berhati mulia dan siap melayani kepentingan umum.
Sebagai penutup kata, Wagub kembali menguatkan hati para wisudawan agar tidak pernah gentar menghadapi hal baru: bermimpilah setinggi langit, berjuanglah dengan seluruh tenaga dan jangan risau meski pernah terjatuh atau gagal di tengah jalan. Masa depan yang cerah bagi Alor dan seluruh NTT menanti kehadiran karya kalian.
Komentar
Posting Komentar