Saling JAGA Pasca-Gempa: Gotong Royong Insan PLN PULIHKAN DAN AMANKAN PASOKAN LISTRIK FLORES
Pasca Gempa Flores: Sinergi PLN Segera Periksa, Kembalikan dan Jaga Keamanan Aliran Listrik
ENDE – Metro Flobamora
Tak lama setelah guncangan gempa melanda wilayah Flores, PT PLN (Persero) segera bertindak demi menjaga agar aliran listrik bagi warga tetap berjalan lancar dan aman. Melalui UPT Transmisi dan Gardu Induk Kupang serta ULTG Flores Timur, PLN bekerja sama dengan tim bantuan dari Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah dan UIP3B Kalimantan. Bersama-sama mereka melaksanakan pemeriksaan mendalam terhadap Peralatan Transmisi Utama di jalur Ropa, tepatnya di Gardu Induk Ende pada hari Kamis.
Tim PLN melaksanakan safety briefing sebelum memulai pekerjaan assessment di GI Ende. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel memahami prosedur keselamatan, kondisi area kerja, serta langkah pengamanan sebelum pemeriksaan peralatan transmisi dilaksanakan.
Kerja sama antarwilayah ini membawa semangat saling membantu serta keahlian tambahan yang dibutuhkan. Berkat bersatunya tenaga dan ilmu, pemeriksaan pasca-gempa berjalan lebih cepat sekaligus meningkatkan kemampuan tim petugas setempat untuk menjaga agar sistem kelistrikan Nusa Tenggara Timur dapat diandalkan kembali.
Sebelum memulai pekerjaan, keselamatan seluruh petugas menjadi hal yang paling utama. Semua anggota tim mendengarkan arahan keselamatan kerja, kemudian melaksanakan pengukuran nilai kelistrikan dan kesesuaian gelombang arus, menurunkan tegangan di jalur Ropa, serta mengunci peralatan pengatur agar aman. Kabel pembumian dipasang dan bagian pelindung petir diamankan—semua dilakukan agar lingkungan tempat bekerja benar-benar terhindar dari bahaya.
Kolaborasi lintas unit PLN menjadi bagian penting dalam pelaksanaan assessment pascagempa di GI Ende. PLN UPT Kupang bersama ULTG Flores Timur dan tim BKO dari PLN UITJBT serta PLN UIP3B Kalimantan bersinergi melakukan pemeriksaan untuk memastikan kesiapan dan keandalan sistem transmisi.
Pemeriksaan dilakukan secara teliti terhadap bagian-bagian penting di Gardu Induk Ende, meliputi:
✅ Alat Pemutus Arus: memastikan bekerja serentak, tahan terhadap arus, tidak mudah tembus arus, serta memeriksa kondisi gas pelindungnya
✅ Pengubah Arus: uji ketahanan terhadap arus tembus, tingkat kehilangan daya, kemampuan menyimpan muatan, serta kesesuaian nilai perubahan arusnya
✅ Sakelar Pemisah Jalur: uji ketahanan sambungan antarbagian dan ketahanan terhadap arus tembus
✅ Alat Pengukur Tegangan dan Pelindung Petir: uji tingkat kehilangan daya, kemampuan menyimpan muatan serta ketahanan terhadap arus tembus
✅ Sistem Pelindung Jaringan: uji cara kerja dan kelayakan fungsi alat pengukur serta pengatur pelindung jaringan
Bayu Kurniawan selaku Pimpinan ULTG Flores Timur menyatakan pemeriksaan lengkap ini penting untuk menemukan kerusakan tersembunyi yang mungkin timbul akibat guncangan gempa.
“Bisa bekerja bersama tim dari luar daerah memungkinkan kami memeriksa peralatan dengan lebih lengkap. Segala kemungkinan gangguan dapat diketahui sejak dini sehingga dapat dicegah sebelum menimbulkan kerusakan lebih besar,” ujar Bayu.
Petugas PLN melakukan pemeriksaan dan pengujian peralatan utama transmisi di Bay Line Ropa GI Ende pascagempa. Dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja, tim memastikan setiap tahapan assessment berjalan aman dan sesuai standar sebelum sistem kembali diberi tegangan.
F. Eko Sulistyono, Pimpinan PLN Wilayah NTT juga mengapresiasi kesigapan seluruh petugas yang bertugas di lapangan. Menurutnya, upaya nyata ini membuktikan PLN berkomitmen menjaga ketenangan hati masyarakat Flores.
“Kami bergerak cepat namun tetap teratur dan terukur. Pemeriksaan ini merupakan langkah pencegahan agar bangunan serta peralatan penyalur tenaga listrik tetap kokoh meski baru saja diguncang gempa. Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh tim yang bersatu dan bekerja tanpa kenal lelah di lokasi,” ungkapnya.
Tim PLN melakukan assessment dan pengujian sejumlah peralatan transmisi pada Bay Line Ropa di GI Ende, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memastikan kondisi peralatan tetap aman dan andal pascagempa, sekaligus mendukung pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores.
Semangat saling bahu-membahu turut dirasakan oleh petugas yang datang membantu dari luar daerah. Rendie Ramadhan dari UIT Jawa Bagian Tengah mengaku bersyukur dapat turut serta meringankan beban warga yang terkena dampak gempa.
“Saya bersyukur dan senang sekali bisa ikut ambil bagian membantu masyarakat Flores, berusaha mengembalikan kelancaran aliran listrik di pulau ini,” ucap Rendie.
Setelah semua pengujian selesai, tim membersihkan kembali lokasi pekerjaan, melepas perlengkapan pengaman yang telah dipasang dan mengembalikan posisi seluruh sakelar ke keadaan semula. Tepat pukul 15.11 WITA, aliran tegangan berhasil dikembalikan dengan aman. Hasil pengecekan ulang menunjukkan seluruh peralatan kembali bekerja normal, sebelum akhirnya seluruh kegiatan ditutup dengan pertemuan singkat untuk saling berbagi masukan. Redaksi ( ๐ Rocky )
Komentar
Posting Komentar