METRO UPDATE

METRO LATEST

KEMERDEKAAN KE-81 DI NTT: KHIDMAT BERBUSANA ADAT, SEDERHANA PENUH KASIH UNTUK FLORES TERDAMPAK GEMPA

๐Ÿ“๐Ÿ“ท Okkiboy 17 Agustus 2026 

Kupang - Metro Flobamora 
    Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dilaksanakan di Alun-Alun Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Senin pagi ini berlangsung penuh ketenangan dan semangat cinta tanah air. Hadir bersama dalam kegiatan ini para Aparatur Sipil Negara, jajaran instansi pemerintah, anggota TNI dan Polri, generasi pelajar, serta beragam unsur masyarakat yang bersatu dalam kehadiran.
 
Suasana semakin indah karena seluruh peserta mengenakan busana khas dari berbagai daerah di NTT. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Ketua TP PKK Provinsi NTT Ny. Mindriyati Astiningsih Laka Lena tampil mengenakan pakaian adat Manggarai Timur. Sementara Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma beserta Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Ny. Vera Christina Sirait Asadoma mengenakan busana adat Nagekeo yang memancarkan keanggunan tersendiri.
 
    Beragam corak, warna, dan motif pakaian yang dipakai bukan sekadar keindahan semata. Ia menjadi bukti nyata kekayaan budaya tanah kelahiran kita, lambang persatuan yang erat di tengah keberagaman, sekaligus penghormatan tulus untuk melestarikan warisan mulia yang ditinggalkan para leluhur Nusa Tenggara Timur.
 
Dalam jalannya upacara, Gubernur NTT bertindak selaku Inspektur Upacara. Ketua DPRD Provinsi NTT Emilia Nomleni membacakan Naskah Proklamasi dengan penuh perasaan. Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo, sedangkan doa memohon berkah dan keselamatan dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Fransiskus Kariyanto.
 

Barisan pasukan upacara tersusun rapi dan gagah, terdiri dari pasukan gabungan TNI-Polri, unsur Angkatan Darat, Laut dan Udara, jajaran Polda NTT, ASN Kementerian Pertahanan, Satuan Polisi Pamong Praja, Bakamla RI, Basarnas, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, ASN Pemprov NTT, peserta SPPG Provinsi NTT, hingga para pelajar yang penuh semangat.
 
Tiga pelajar dipercaya mengibarkan Sang Merah Putih: Abid Aqila Faeza Gibran Arsyad dari SMA Swasta Katolik Pancasila Borong Manggarai Timur, Ignasius Tefan Ghele dari SMA Swasta Katolik Syuradikara Ende, serta Benediktus Ronaldi Bawu dari SMA Negeri 1 Aimere Ngada. Sebagai pembawa baki bendera adalah Agnetta Michika Bunda Kaligis siswi SMA Negeri 1 Atambua Belu, sedangkan memimpin jalannya upacara dipercayakan kepada Letnan Kolonel Arhanud Rahmad Situmorang, S.E., Komandan Batalyon Arhanud 9/Angkasa Widya Jayanta. Lagu-lagu kebangsaan dan lagu daerah yang menyentuh hati turut dilantunkan indah oleh Paduan Suara SMA Negeri 5 Kupang sepanjang acara berlangsung.
 
 
 
๐Ÿ’™ Semangat Berbagi: Kemeriahan Dialihkan Menjadi Bantuan untuk Flores ๐Ÿ’™
---
 
Setelah upacara selesai, Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan bahwa peringatan tahun ini dilaksanakan dengan kesederhanaan yang tulus. Hal ini dilakukan sebagai wujud ikut merasakan kesedihan dan kepedulian mendalam bagi saudara-saudara kita di Pulau Flores yang sedang menanggung penderita akibat gempa bumi yang melanda.
 
Pemprov NTT memutuskan untuk tidak mengadakan pesta rakyat maupun acara seremonial tambahan. Demikian pula penurunan bendera sore nanti akan berjalan sederhana tanpa jamuan makan bersama atau acara lain. “Ini cara kami turut merasakan apa yang sedang dialami saudara kita di Flores,” ujar Beliau dengan suara tulus. Gubernur pun meminta seluruh kepala daerah di wilayah Flores tetap melaksanakan upacara bendera, namun tetap sederhana dan fokus pada makna kemerdekaan itu sendiri.
 
Tujuan mulia keputusan ini agar tenaga, waktu, dan dana yang tersedia dapat dialihkan sepenuhnya untuk memperkuat penanganan korban serta kerusakan yang terjadi di Flores. “Setelah upacara selesai kita langsung kembali bekerja, berkoordinasi sesuai tugas masing-masing agar bantuan dan penanganan segera berjalan mulai hari ini juga,” tegasnya.
 
Meski banyak acara tambahan ditiadakan, Pameran Pembangunan Provinsi NTT tetap dibuka. Hal ini dilakukan agar lebih dari 600 pelaku UMKM tetap bisa berusaha dan mencari nafkah. Lebih istimewa lagi, seluruh keuntungan yang didapat dan sumbangan yang terkumpul selama pameran berlangsung akan dikumpulkan dan disalurkan untuk membantu meringankan beban warga Flores yang terkena musibah. Nanti di akhir acara akan diumumkan secara keseluruhan jumlah dana yang berhasil dikumpulkan dari kebaikan warga Kota Kupang dan sekitarnya.
 
Saat ini Pemprov NTT telah mengirimkan gelombang awal bantuan berisi kebutuhan pokok dengan 17 truk yang dikelola BPBD untuk disebarkan ke titik-titik terdampak gempa. “Masih akan kami persiapkan dan kirimkan bantuan berikutnya secara berkelanjutan,” tambah Gubernur. Bantuan juga terus mengalir deras dari Pemerintah Pusat yang dikirimkan Presiden Prabowo Subianto beserta kementerian terkait, tujuh truk logistik lengkap tenaga medis dari Jawa Tengah, serta dukungan tulus dari NTB, Bali, dan Jawa Timur berupa barang kebutuhan maupun tenaga ahli yang siap membantu di lapangan.
 
Saat ini tim juga sedang mencatat secara teliti kerusakan rumah warga dan fasilitas umum agar langkah perbaikan dan pembangunan kembali pasca masa darurat dapat tersusun rapi dan terlaksana dengan baik.
 
Di tengah ujian berat ini, Gubernur mengajak seluruh masyarakat NTT tetap tabah dan tidak putus asa. Semangat kemerdekaan yang kita peringati hari ini adalah kekuatan besar untuk bangkit kembali. Semangat saling bantu yang pernah digagas Bung Karno di tanah Ende harus kita hidupkan kembali dan kita amalkan bersama. “Dengan semangat bergotong royong, tidak ada cobaan yang tidak dapat kita lewati. Kuncinya satu: tetap bersatu, saling mendukung, dan berjalan bersama-sama,” pesan penutup yang menyentuh hati tersebut mengakhiri arahan dengan penuh harapan.
 
 
 
#humasNTT
#IndonesiaTerang
#AyoBangunNTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

 ๐–๐š๐ฅ๐ข ๐Š๐จ๐ญ๐š ๐Š๐ฎ๐ฉ๐š๐ง๐  ๐‡๐š๐๐ข๐ซ ๐Œ๐ž๐ฌ๐ค๐ข ๐๐ž๐ฅ๐ฎ๐ฆ ๐๐ฎ๐ฅ๐ข๐ก, ๐ƒ๐ฎ๐ค๐ฎ๐ง๐  ๐๐ž๐ง๐ฎ๐ก ๐€๐๐ข๐ซ๐š ๐…๐ข๐ง๐š๐ง๐œ๐ž ๐Š๐ฎ๐ฉ๐š๐ง๐  ๐–๐ฎ๐ฃ๐ฎ๐๐ค๐š๐ง ๐Œ๐ข๐ฆ๐ฉ๐ข ๐Œ๐š๐ฌ๐ฒ๐š๐ซ๐š๐ค๐š๐ญ

GUBERNUR MELKI LAKA LENA TEGASKAN SENIN 20 JULI TETAP BERAKTIVITAS NORMAL — SURAT EDARAN LIBUR NONTON FINAL PIALA DUNIA DIPASTIKAN HOAKS

๐˜ˆ๐˜ฅ๐˜ณ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜‰๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜’๐˜ข๐˜ญ๐˜ข, ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜’๐˜ฆ๐˜ต๐˜ถ๐˜ข ๐˜‹๐˜—๐˜‹ ๐˜—๐˜ˆ๐˜—๐˜—๐˜™๐˜ ๐˜•๐˜›๐˜›, ๐˜‹๐˜ช๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ค๐˜ข๐˜บ๐˜ข ๐˜“๐˜ข๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ž๐˜ข๐˜ณ๐˜จ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ด ๐˜“๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ˆ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ข