KEJUARAAN BODY FITNESS PBFI NTT
📝📷 Okkiboy 18 Agustus 2026 Kupang - Metro Flobamora
Rapat Teknis (Technical Meeting/TM) Kejuaraan Binaraga Piala PBFI I berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan di Gedung KONI Provinsi Nusa Tenggara Timur. Acara ini menjadi langkah persiapan yang matang menjelang pelaksanaan perlombaan kategori Kebugaran Tubuh: Otot Pemula dan Otot Menengah, yang akan digelar pada 19 Agustus 2026 di Lokasi Pameran Pembangunan.
Saat ini sudah tercatat sebanyak 25 peserta telah mendaftar, dan kesempatan pendaftaran masih tetap dibuka hingga besok siang, tanggal 19 Agustus, sehingga harapan untuk semakin meramaikan keikutsertaan masih terbuka luas. Kepada seluruh peserta yang datang dari luar Kota Kupang, kami menyampaikan selamat datang dan semoga berjuang dengan penuh semangat serta prestasi terbaik di tanah kelahiran ini.
Kejuaraan yang berdurasi sekitar tiga jam ini akan dinilai oleh empat juri berkelas dan berpengalaman dari Provinsi NTT yang merupakan anggota resmi PBFI NTT. Keahlian serta dedikasi mereka sudah teruji dan tidak perlu diragukan lagi, karena telah lama menjadi bagian penting dalam setiap gelaran kejuaraan sejenis baik di Kota Kupang maupun berbagai kabupaten di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur. Keempat nama juri yang dipercaya adalah:
1. Bapak Dance Ndolu
2. Bapak Jimy Daring
3. Bapak Jefren Asamani
4. Bapak Ridwan
Acara Rapat Teknis dimulai dengan doa yang dipanjatkan oleh Bapak Jefren Asamani, dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Sekretaris PBFI Provinsi NTT, Bapak Herlan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan besar sekaligus upaya yang sedang giat dilakukan pihak pengurus: telah diajukan permohonan resmi kepada Pengurus Pusat agar cabang olahraga binaraga dapat diterima masuk ke dalam agenda Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028, dengan cita-cita mulia agar Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaannya. “Mari kita berdoa bersama semoga permohonan mulia ini mendapat persetujuan yang baik dari KONI Pusat,” ujar beliau penuh harap.
Dewan juri kemudian memaparkan peraturan perlombaan secara jelas dan terperinci, serta membagikan panduan teknis penampilan saat berada di atas panggung. Selain itu, pesan yang menyentuh hati pun disampaikan: agar setiap peserta memiliki jiwa olahragawan yang besar dan lapang dada, tidak perlu berkecil hati jika belum berhasil meraih kemenangan kali ini. Dukungan penyemangat pun mengalir: “Jika hari ini hasilnya belum sesuai harapan di Kupang, itu bukanlah tanda berakhirnya peluang. Hal yang sama sekali belum tentu terjadi berulang pada kejuaraan selanjutnya yang akan dilaksanakan di Atambua tanggal 22 Agustus mendatang. Penampilan dan kualitas otot setiap orang bisa berubah berbeda dalam hitungan jam saja saat hari pertandingan tiba, sehingga kesempatan untuk tampil lebih unggul dan bersinar di sana tetap terbuka luas bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh.”
Sesi tanya jawab dibuka dengan hangat; setiap pertanyaan peserta dijawab dengan jelas dan terbuka hingga tercapai kesepakatan bulat mengenai seluruh ketentuan serta persyaratan perlombaan. Sebagai penutup pertemuan ini, Ketua Panitia Pelaksana, Bapak Ade, memimpin doa bersama demi kelancaran acara esok hari, dilanjutkan dengan sesi foto bersama penuh semangat dan salam perpisahan: sampai jumpa kembali besok di lokasi perlombaan untuk menyaksikan perjuangan yang gagah dan membanggakan!
Redaksi : ( Rocky M T )
Komentar
Posting Komentar