FKPTT DAN STIKUM MENJALIN KERJA SAMA PENTING: PENELITIAN DAN PENYUSUNAN BUKU TENTANG KEHIDUPAN WARGA TIMOR TIMUR
📷 Okkiboy 26 Agustus 2026
FKPTT DAN STIKUM MENJALIN KERJA SAMA PENTING: PENELITIAN DAN PENYUSUNAN BUKU TENTANG KEHIDUPAN WARGA TIMOR TIMUR
KUPANG — Metro Flobamora
Langkah bersejarah baru saja terwujud! FORUM KOMUNIKASI PEJUANG TIMOR TIMUR (FKPTT) secara resmi membangun kerja sama strategis dengan SEKOLAH TINGGI ILMU HUKUM (STIKUM) PROF. DR. YOHANES USFUNAN, SH., MH. Inti dari persetujuan ini adalah kerja sama penelitian bersama serta penyusunan sebuah karya buku yang lengkap dan mendalam, berjudul “POTRET KEHIDUPAN WARGA TIMOR TIMUR DI INDONESIA”.
Peristiwa penandatanganan nota kesepahaman ini disaksikan banyak pihak dan ditandatangani langsung oleh KETUA UMUM FKPTT, EURICO GUTERRES, SE., MM. serta REKTOR STIKUM, PROF. DR. YOHANES USFUNAN, SH., MH. Tujuan besar dari riset ilmiah ini adalah menyimpan catatan yang terperinci tentang perjalanan sejarah, perubahan-perubahan sosial, kondisi hukum yang berlaku, serta keberadaan dan integrasi warga keturunan Timor Timur yang kini tinggal di berbagai pelosok NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) — terlebih lagi sejak peristiwa penting pasca-jajak pendapat tahun 1999.
EURICO GUTERRES, SE., MM. selaku pemimpin FKPTT menegaskan betapa pentingnya kolaborasi ini. Ia menyatakan bahwa: “KERJA SAMA DUNIA AKADEMIK INI SANGATLAH PENTING, AGAR SELURUH JEJAK PERJUANGAN DAN KEHIDUPAN WARGA TIMOR TIMUR DI INDONESIA DAPAT DITULIS DAN DIBUKUKAN SECARA BENAR, OBJEKTIF, SERTA BERDASARKAN ATURAN ILMIAH YANG BISA DIPERCAYAI SEPENUHNYA.”
Ia juga menambahkan: “KAMI BERKEINGINAN MENGHADIRKAN GAMBARAN YANG LENGKAP TENTANG BAGAIMANA KEHIDUPAN MEREKA BERJALAN. DENGAN BANTUAN PARA AHLI DAN PENDIDIK DARI STIKUM, KAMI BERHARAP BUKU INI MENJADI SUMBER SEJARAH DAN HUKUM YANG JELAS, NYATA, SERTA BERGUNA UNTUK GENERASI YANG AKAN DATANG.”
Sementara itu, PROF. DR. YOHANES USFUNAN, SH., MH. selaku Rektor STIKUM memberikan sambutan yang sangat positif terhadap kerja sama tersebut. Menurut pandangannya, hal-hal yang berkaitan dengan hukum dan cara warga Timor Timur berintegrasi di tengah masyarakat adalah bahan kajian yang sangat kaya nilainya — berguna bagi ilmu pengetahuan sosial dan hukum, serta sangat berarti untuk memperkuat semangat kebangsaan dan kepastian hukum bagi semua orang.
TIM PENELITI YANG HEBAT DAN BERPENGALAMAN
Dari dokumen kesepakatan yang disusun, diketahui bahwa proyek mulia ini didukung oleh sekelompok tenaga ahli dan peneliti yang memiliki keahlian tinggi:
✅ PENGARAH / PENANGGUNG JAWAB UMUM:
- EURICO GUTERRES, SE., MM.
- PROF. DR. YOHANES USFUNAN, SH., MH.
✅ ANGGOTA TIM PENELITI:
- KETUA: ASSC. PROF. GREGOR NEONBASU, SVD, PH.D.
- WAKIL KETUA: DRS. FELISBERTO AMARAL
- SEKRETARIS: DRS. PRIMUS LAKE, M.SI.
- ANGGOTA:
• P. DR. DAVID AMFOTIS, SVD, MA
• RM. DRS. VALENS BOY, LIC.BIB
• P. DRS. PETRUS SALU, SVD, MA
• DR. EFATA BORROMEU
Selain nama-nama tercantum di atas, STIKUM juga berjanji akan menambah jumlah peneliti dan tenaga pendukung agar seluruh pekerjaan berjalan lancar, terlebih lagi kegiatan ini akan dilaksanakan dengan berpusat di wilayah TIMOR BARAT.
Tugas utama tim tersebut adalah turun langsung ke lapangan mengumpulkan data, mewawancarai para tokoh penting dan orang-orang yang memiliki pengalaman luas, serta meneliti berbagai dokumen lama dan peraturan hukum yang berkaitan erat dengan topik tersebut. Hasil yang diharapkan dari usaha bersama ini akan diterbitkan menjadi BUKU ILMIAH RESMI. Nantinya, buku tersebut diharapkan menjadi rujukan bagi dunia akademik, pembuat kebijakan di tingkat nasional, maupun masyarakat luas agar lebih jelas memahami jejak sejarah dan kehidupan warga Timor Timur di Indonesia hingga saat ini.
Redaksi 📝 Rocky.
Komentar
Posting Komentar