Di Tengah Pascagempa Flores: Buku dari PLN Nyalakan Semangat Belajar Anak Reok
Buku Bacaan PLN Jadi Cahaya Harapan di Pengungsian Reok
Reok, Manggarai – Metro Flobamora
Saat wilayah Flores mulai berusaha bangkit kembali pasca terjadinya gempa bumi, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur hadir membawa bantuan tulus di Posko Pengungsian Lapangan Pendidikan Barangkalong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai pada hari Kamis, 20 Agustus lalu.
Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Pimpinan Utama PLN NTT, didampingi Ketua Persatuan Ibu Karyawan Karyawati serta jajaran manajemen PLN Flores Bagian Barat. Selain menyalurkan paket kebutuhan pokok untuk kelangsungan hidup sehari-hari, PLN juga membagikan buku bacaan yang mendidik khusus bagi anak-anak yang tinggal di pengungsian. Langkah tulus ini bertujuan membantu memulihkan perasaan anak-anak sekaligus menjaga agar semangat mereka untuk belajar tidak pernah padam.
GM PLN NTT, F. Eko Sulistyono (Rompi biru) dan Ketua PIKK PLN NTT, Ny. Endang Eko Sulistyono bercengkrama dengan penuh kehangatan dengan anak-anak korban bencana gempa bumi Flores di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Perhatian yang diberikan PLN ini membuat hati para orang tua yang tinggal di tenda darurat terharu. Salah satu warga bernama Fransiska mengaku sangat bersyukur ketika anaknya mendapatkan buku bacaan tersebut.
“Saya sangat senang sekali anak saya mendapat buku dari PLN. Anak saya masih belajar membaca dan belum lancar. Di tempat pengungsian fasilitasnya terbatas sekali, buku ini sangat berguna agar anak tetap rajin berlatih dan tidak melupakan kebiasaan membaca,” ujar Fransiska dengan perasaan bahagia.
Warga lain juga turut memuji kehadiran buku bacaan itu. Dengan membaca, anak-anak tidak lagi merasa bosan menunggu di pengungsian sekaligus bisa lebih tenang dan tidak gelisah menghadapi masa sulit ini.
Keceriaan anak-anak korban gempa Flores terlihat saat membaca dan berbagi cerita bersama GM PLN NTT, F. Eko Sulistyono, dan Ketua PIKK PLN NTT, Ny. Endang Eko Sulistyono, di Posko Pengungsian Lapangan Pendidikan Barangkalong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Pimpinan PLN NTT menjelaskan bahwa pemulihan setelah bencana tidak hanya soal membangun kembali bangunan, tetapi juga harus menjaga kesehatan jiwa serta masa depan anak-anak generasi penerus.
“Kebutuhan makan memang yang paling utama. Namun pertumbuhan tubuh dan ketenangan jiwa anak-anak juga tidak boleh terabaikan. Buku-buku ini kami bawa agar wajah mereka kembali ceria dan semangat ingin tahu serta gemar membaca tumbuh kembali,” tegasnya.
Sementara itu, Pimpinan PLN Flores Bagian Barat, Eki Putra, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata seluruh pegawai PLN peduli kepada warga yang sedang tertimpa musibah.
“Saat kami menyerahkan bantuan tadi, terlihat jelas anak-anak butuh hal positif agar tetap aktif. Buku ini ibarat ruang belajar yang bisa dibawa ke mana saja. Kami ingin kehadiran PLN bukan hanya membuat tempat terang dengan aliran listrik, tetapi juga menyalakan harapan baru di hati mereka di tengah masa yang berat ini,” tutup Eki.
Melalui pemberian kebutuhan pokok dan dukungan sarana bacaan ini, PLN berjanji akan terus mendampingi masyarakat Flores agar bisa bangkit sepenuhnya—tempat tinggal kembali bagus, kehidupan ekonomi pulih, serta hati dan pikiran kembali damai.Redaksi ( ๐ Rocky )
Komentar
Posting Komentar