METRO UPDATE

METRO LATEST

PEMPROV NTT DAN KEMENTERIAN ATR/BPN PERKUAT SINERGI PERCEPAT PENATAAN PERTANAHAN DAN TATA RUANG

📷 Okkiboy 4 Agustus 2026
 

Pemprov NTT Bersama Kementerian ATR/BPN Memperkuat Sinergi Penataan Pertanahan dan Tata Ruang
 
   Kupang - Metro Flobamora
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur berkolaborasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk memperkuat sinergi dalam mempercepat pelaksanaan kebijakan pertanahan dan penataan ruang. Hal ini diputuskan dalam Rapat Koordinasi Program Kebijakan Pertanahan dan Tata Ruang Provinsi NTT yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gubernur NTT pada hari Selasa, 4 Agustus 2026.
 
Rapat dihadiri oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid beserta jajaran, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTT Agung Sucahyono, serta seluruh Bupati dan Wali Kota di wilayah Provinsi NTT.
 
Dalam arahannya, Menteri Nusron Wahid menegaskan bahwa pelayanan pertanahan dan tata ruang merupakan bagian dari tugas pelayanan publik yang wajib memberikan kepastian hukum, kemudahan berinvestasi, serta manfaat nyata bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
 
Salah satu langkah utama yang diambil adalah integrasi data Nomor Induk Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP). Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tanpa menaikkan tarif pajak. “Penyatuan data NIB dan NOP menghasilkan data pertanahan yang lebih akurat, sehingga pendapatan daerah dapat meningkat secara berarti,” tegas Menteri Nusron.
 
Menteri juga menyampaikan bahwa sekitar 46,86 persen bidang tanah di luar kawasan hutan di NTT belum terdaftar. Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan untuk mempercepat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) guna menjamin kepastian hukum kepemilikan tanah masyarakat dan mencegah sengketa di masa depan.
 
“Kami juga mendorong percepatan pemberian sertifikat tanah secara gratis bagi rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan rumah ibadah. Saat ini, baru 42 persen rumah ibadah di NTT yang telah bersertifikat. Oleh karena itu, dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan agar seluruh aset tempat ibadah memiliki kepastian hukum,” jelas Nusron.
 
Pemerintah daerah juga diminta mendata dan menyelesaikan sertifikasi seluruh aset milik pemerintah, termasuk sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya. Kepastian hukum atas aset tersebut sangat penting untuk mencegah sengketa atau penguasaan oleh pihak lain. Menteri berharap seluruh proses sertifikasi selesai pada akhir tahun 2026 sebagai hadiah bagi masyarakat dan pemerintah daerah NTT saat perayaan Natal.
 
Selain itu, Menteri mengingatkan pentingnya pemutakhiran sertifikat lama kategori KW 4, KW 5, dan KW 6 yang diterbitkan sebelum sistem digital berlaku. Hal ini dilakukan untuk mencegah tumpang tindih batas tanah dan praktik mafia tanah.
 
Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan penghargaan kepada Kementerian ATR/BPN atas dukungan yang diberikan dalam penyelesaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Tata Ruang (RTR).
 
“Kami mengapresiasi dukungan Kementerian ATR/BPN kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk mempercepat penyelesaian RTRW dan RTR, menyusun data lahan sawah dan kawasan hutan, serta menghubungkan sistem tata ruang dengan perizinan berbasis digital,” ujar Gubernur Melki.
 
Gubernur juga menjelaskan bahwa Pemprov NTT terus menyelesaikan dokumen tata ruang bersama pemerintah kabupaten/kota. Hingga saat ini, 13 kabupaten telah menetapkan Peraturan Daerah tentang RTRW, sedangkan 9 kabupaten lainnya sedang menyelesaikan proses revisi. Sebanyak 20 Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan perkotaan juga telah terhubung dengan sistem Online Single Submission (OSS) guna menjamin kepastian hukum, mempercepat pelayanan perizinan, dan meningkatkan daya saing investasi.
 
#humasNTT
#AyoBangunNTT
#IndonesiaTerang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

 𝐖𝐚𝐥𝐢 𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐊𝐮𝐩𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫 𝐌𝐞𝐬𝐤𝐢 𝐁𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐏𝐮𝐥𝐢𝐡, 𝐃𝐮𝐤𝐮𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐮𝐡 𝐀𝐝𝐢𝐫𝐚 𝐅𝐢𝐧𝐚𝐧𝐜𝐞 𝐊𝐮𝐩𝐚𝐧𝐠 𝐖𝐮𝐣𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧 𝐌𝐢𝐦𝐩𝐢 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭

GUBERNUR MELKI LAKA LENA TEGASKAN SENIN 20 JULI TETAP BERAKTIVITAS NORMAL — SURAT EDARAN LIBUR NONTON FINAL PIALA DUNIA DIPASTIKAN HOAKS

𝘈𝘥𝘳𝘪𝘢𝘯𝘢 𝘉𝘶𝘯𝘯𝘢 𝘒𝘢𝘭𝘢, 𝘚𝘦𝘯𝘪𝘮𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘵𝘶𝘢 𝘋𝘗𝘋 𝘗𝘈𝘗𝘗𝘙𝘐 𝘕𝘛𝘛, 𝘋𝘪𝘱𝘦𝘳𝘤𝘢𝘺𝘢 𝘓𝘢𝘺𝘢𝘯𝘪 𝘞𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘚𝘦𝘬𝘳𝘦𝘵𝘢𝘳𝘪𝘴 𝘓𝘶𝘳𝘢𝘩 𝘈𝘪𝘳𝘯𝘰𝘯𝘢