𝐉𝐎𝐇𝐍𝐈 𝐀𝐒𝐀𝐃𝐎𝐌𝐀 𝐊𝐔𝐊𝐔𝐇𝐊𝐀𝐍 𝟒𝟑 𝐏𝐀𝐒𝐔𝐊𝐀𝐍 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐈𝐁𝐀𝐑 𝐁𝐄𝐍𝐃𝐄𝐑𝐀 𝐏𝐔𝐒𝐀𝐊𝐀 𝐍𝐓𝐓: 𝐒𝐈𝐀𝐏 𝐊𝐈𝐁𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐌𝐄𝐑𝐀𝐇 𝐏𝐔𝐓𝐈𝐇 𝐃𝐄𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐏𝐄𝐑𝐀𝐒𝐀𝐀𝐍 𝐃𝐔𝐊𝐀 𝐃𝐀𝐍 𝐒𝐄𝐌𝐀𝐍𝐆𝐀𝐓 𝐏𝐄𝐑𝐒𝐀𝐓𝐔𝐀𝐍
📝📷 Okkiboy 15 Agustus 2026
𝐉𝐎𝐇𝐍𝐈 𝐀𝐒𝐀𝐃𝐎𝐌𝐀 𝐊𝐔𝐊𝐔𝐇𝐊𝐀𝐍 𝟒𝟑 𝐏𝐀𝐒𝐔𝐊𝐀𝐍 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐈𝐁𝐀𝐑 𝐁𝐄𝐍𝐃𝐄𝐑𝐀 𝐏𝐔𝐒𝐀𝐊𝐀 𝐍𝐓𝐓: 𝐒𝐈𝐀𝐏 𝐊𝐈𝐁𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐌𝐄𝐑𝐀𝐇 𝐏𝐔𝐓𝐈𝐇 𝐃𝐄𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐏𝐄𝐑𝐀𝐒𝐀𝐀𝐍 𝐃𝐔𝐊𝐀 𝐃𝐀𝐍 𝐒𝐄𝐌𝐀𝐍𝐆𝐀𝐓 𝐏𝐄𝐑𝐒𝐀𝐓𝐔𝐀𝐍
Kupang - Metro Flobamora
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma secara resmi mengukuhkan empat puluh tiga putra putri pilihan menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat provinsi, sebagai persiapan menyambut peringatan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.
Upacara sakral dilaksanakan sore hari Sabtu di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, berjalan dengan suasana yang hening dan penuh khidmat. Turut hadir jajaran pimpinan wilayah, pemimpin instansi pemerintah provinsi, para pembina serta pelatih, dan seluruh anggota pasukan yang telah terpilih.
Kegiatan dimulai dengan penataan barisan pasukan dan masuk ke lokasi upacara, dilanjutkan dengan penghormatan resmi kepada Pembina Upacara yang memimpin jalannya acara.
Pemimpin upacara kemudian menyampaikan laporan singkat dan jelas kepada Wakil Gubernur selaku pembina, menyatakan bahwa seluruh rangkaian persiapan telah selesai dan upacara pengukuhan siap dilaksanakan pada waktu yang ditentukan.
Suasana semakin menyentuh saat seluruh peserta berdiri tegak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan lantang, dilanjutkan momen hening cipta sebagai wujud penghormatan mendalam.
Selanjutnya seluruh anggota pasukan bersama-sama membacakan ikrar Putra Indonesia. Lewat ucapan yang tegas dan bulat hati, mereka menyatakan siap melaksanakan tugas mulia mengibarkan bendera kebangsaan pada peringatan hari kemerdekaan tingkat provinsi nanti.
Setelah ikrar selesai dibacakan, tibalah pada bagian utama acara yaitu pengukuhan resmi oleh Wakil Gubernur NTT, dilanjutkan dengan penyematan lencana dan pemasangan kendit kepada wakil anggota pasukan sebagai tanda telah sah menjalankan amanah baru.
Sebelum memulai pesan dan arahannya, Johni Asadoma mengajak seluruh yang hadir sejenak menundukkan kepala dan berdoa bersama bagi warga Pulau Flores yang baru saja dilanda musibah gempa bumi yang merugikan. Hal ini dilakukan sebagai bukti nyata rasa bersedih dan kepedulian mendalam di tengah persiapan menyambut hari kemerdekaan.
“Sebelum saya menyampaikan sambutan, marilah sejenak kita berdoa bagi saudara-saudara kita di Flores yang terkena dampak gempa. Semoga yang berpulang mendapatkan tempat paling mulia di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan hati yang besar. Kesedihan mereka adalah kesedihan kita semua, musibah ini milik kita bersama sebagai satu saudara sebangsa. Maka mari kita bersatu hati, saling ulurkan bantuan dan doakan keselamatan serta kekuatan bagi seluruh warga yang terdampak,” ucap Johni Asadoma dengan nada suara yang tulus dan menyentuh hati.
Beliau kemudian menyampaikan rasa bangga dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pemuda dan pemudi terbaik yang telah dipercaya memikul tanggung jawab istimewa ini. Ia berpesan agar senantiasa menjaga sikap disiplin yang tinggi, bersatu padu, jujur dan teguh memegang semangat cinta tanah air selama menjalankan tugas.
“Menjadi bagian Pasukan Pengibar Bendera bukan sekadar gelar yang membanggakan, melainkan amanah besar untuk menjadi teladan, bersikap patuh pada aturan serta mengabdi tulus kepada daerah dan bangsa. Kalianlah putra putri pilihan yang dipercaya memegang dan mengibarkan Sang Merah Putih. Oleh sebab itu mulai hari ini sadarilah setiap gerak gerik, perkataan dan tingkah laku kalian menjadi cerminan nyata wajah generasi muda Nusa Tenggara Timur,” tegas Wakil Gubernur.
Menurut penuturannya, nilai-nilai mulia yang telah ditempa selama masa pembinaan dan latihan sebaiknya tidak hanya berhenti saat tugas selesai dilaksanakan, melainkan dibawa terus menjadi bekal berharga dalam kehidupan sehari-hari dan berguna untuk membangun daerah tercinta ke arah yang lebih maju.
“Sang Merah Putih yang akan kalian kibarkan bukanlah kain biasa belaka, melainkan lambang suci hasil perjuangan panjang, pengorbanan jiwa raga dan persatuan kokoh seluruh rakyat Indonesia. Di balik dua warna indah itu tersimpan kisah berharga para pahlawan yang telah berjuang gigih demi meraih dan menjaga kemerdekaan yang kita nikmati saat ini. Maka tugas kalian bukan hanya mengangkat bendera dengan gerakan sempurna saja, melainkan menghidupkan semangat kemerdekaan itu lewat tindakan nyata. Isilah kemerdekaan dengan bekerja rajin, patuh pada peraturan, bersikap jujur, saling bersatu, saling menghargai dan peduli terhadap sesama yang membutuhkan,” pesan beliau dengan harapan dapat tertanam kuat di hati setiap anggota.
Wakil Gubernur berharap seluruh anggota pasukan dapat memikul amanah berat ini dengan penuh tanggung jawab besar dan mampu menampilkan penampilan yang paling baik serta sempurna pada hari pelaksanaan upacara nanti.
“Laksanakanlah tugas suci ini dengan semangat membara, penuh keyakinan diri serta rasa tanggung jawab yang tinggi. Jaga nama baik diri sendiri, kebaikan nama keluarga tercinta, nama sekolah dan daerah tempat kalian tumbuh besar, yang paling utama sekali lagi jagalah kehormatan dan kemuliaan Sang Merah Putih. Tunjukkanlah kepada semua orang bahwa generasi muda NTT mampu memberikan sumbangan terbaik bagi bangsa tercinta,” pesan Johni Asadoma mengingatkan kembali.
Menutup rangkaian pesannya, beliau juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan tulus kepada kedua orang tua, para pembina, pelatih, pendamping serta semua pihak yang telah bersusah payah membimbing dan mendukung hingga persiapan tahun ini dapat terlaksana dengan lancar.
“Di balik keberhasilan setiap anggota yang dikukuhkan hari ini tersimpan doa tulus, dukungan tak henti, pengorbanan waktu dan kasih sayang dari orang tua serta bimbingan sabar para pembina dan pelatih. Terima kasih telah bersusah hati membentuk putra putri kita menjadi generasi yang kuat, patuh disiplin dan tumbuh besar dengan jiwa cinta tanah air yang tinggi,” tutup ucapannya.
Setelah dinyatakan sah secara resmi oleh Wakil Gubernur sebagai anggota pasukan tahun ini, para pemuda pemudi mengungkapkan kesanggupan hati yang mantap untuk menjalankan tugas mulia pada upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia nanti.
Salah satu anggota terpilih bernama Putri Wulan mengaku perasaan bangga bercampur haru mendalam memenuhi hati dirinya setelah mengikuti seluruh prosesi pengukuhan yang berkesan itu.
“Ini merupakan kebanggaan luar biasa bagi diri saya pribadi. Saya pun bersyukur tak terhingga dapat melangkah sampai pada tahap istimewa ini. Pengukuhan resmi hari ini menjadi dorongan semangat kuat bagi saya agar bekerja sebaik mungkin dan bertanggung jawab penuh dalam setiap tugas yang diberikan,” ujar Putri dengan mata berbinar bahagia.
Sementara itu Benediktus Ronaldo yang juga terpilih menjadi anggota menyampaikan bahwa proses panjang untuk dapat terpilih bukanlah hal yang mudah dan tanpa rintangan. Berbagai latihan berat serta bimbingan telah dilalui bersama, mulai dari melatih ketepatan sikap, kekuatan fisik, memperluas wawasan tentang tanah air hingga belajar menyatu dan bekerja serasi bersama rekan satu pasukan lainnya.
“Selama masa berlatih kami bertemu banyak hal baru, pengalaman manis dan tantangan yang menguji kemampuan diri. Namun dari semua hal itu kami belajar pentingnya disiplin, bekerja bersama satu sama lain, memegang tanggung jawab dan berusaha memberikan yang terbaik bagi daerah serta bangsa tercinta. Kami kini siap melaksanakan amanah yang dipercayakan. Kami pun mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat agar tugas mulia ini dapat berjalan lancar dan terlaksana dengan hasil yang memuaskan,” tutur Benediktus dengan suara tegas penuh keyakinan.
Dengan selesainya acara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera tingkat provinsi tahun 2026 ini, seluruh persiapan menuju hari bersejarah 17 Agustus kini memasuki tahap penutup. Anggota terpilih telah bersiap sepenuh hati untuk melaksanakan tugas utama pada upacara pagi hari peringatan Proklamasi Kemerdekaan serta upacara penurunan Sang Merah Putih sore harinya di lingkungan tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur.
#humasNTT
#IndonesiaTerang
#AyoBangunNTT
Komentar
Posting Komentar