METRO UPDATE

METRO LATEST

Wujudkan Kepedulian, Pemkot Kupang Berikan Dana Hibah Perdana Rp100 Juta untuk Atlet Disabilitas NPC


Pemerintah Kota Kupang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kesetaraan dan pengembangan bakat para atlet disabilitas. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pemerintah Kota Kupang mengalokasikan dana hibah langsung sebesar Rp100 juta bagi National Paralympic Committee (NPC) Kota Kupang.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menerima audiensi dari pengurus NPC Kota Kupang di Rumah Jabatan Wali Kota pada Selasa (7/7).

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua NPC Kota Kupang, Wilfridus Wene, Wakil Sekretaris, Stefania E. Moke, Bendahara, Imelda M. Lema, Wakil Bidang Pendidikan dan Perencanaan, Febby Priskila Fransie, Biro Hukum, Maria Dela Maya, serta Asisten Pelatih, Johnly Tanaem. Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Kupang, Alan Y. Girsang, S.H., beserta jajarannya


Dalam diskusi yang berlangsung hangat, dr. Christian Widodo mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya atas kehadiran para pengurus dan atlet NPC. Ia menjelaskan bahwa anggaran hibah sebesar Rp100 juta ini berhasil dialokasikan melalui efisiensi anggaran di berbagai sektor pemerintahan.

"Waktu pembahasan anggaran tahun 2025 lalu, saya berdiskusi dengan Pak Kadispora dan Badan Keuangan. Saya tegaskan, walaupun kondisi anggaran kita terbatas, Pemerintah Kota harus tetap memberikan dana hibah untuk teman-teman NPC Kota Kupang, biarpun sedikit," ujar dr. Christian.

Ia menambahkan, salah satu langkah konkret penghematan yang dilakukan adalah dengan memangkas fasilitas kepala daerah. "Kita lakukan penghematan di bagian umum, termasuk tempat saya. Misalkan, saya memilih untuk tidak membeli mobil dinas baru. Kita bisa berkorban untuk hal lain agar anggarannya bisa kita berikan kepada NPC Kota Kupang," tambahnya.

Dana hibah ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi NPC Kota Kupang untuk melakukan pembinaan atlet, memfasilitasi latihan rutin, pendampingan, hingga pengiriman atlet untuk mengikuti kejuaraan (try out/try in) di luar daerah.

Mengingat NPC Kota Kupang baru terbentuk secara resmi pada tahun 2025, dr. Christian berpesan agar penggunaan dana ini dikelola dengan sangat bijak dan efisien. Ia menekankan agar porsi anggaran terbesar dialokasikan langsung untuk kepentingan atlet, bukan untuk biaya operasional sekretariat.


Sebanyak 80% dana harus digunakan untuk pemenuhan kebutuhan atlet, komunikasi, serta peremajaan sarana dan prasarana latihan. Sisanya, maksimal 20%, baru boleh digunakan untuk operasional sekretariat.

Selain mengejar prestasi, Wali Kota mengingatkan pentingnya laporan pertanggungjawaban yang transparan dan akuntabel. "Kita tidak hanya ingin tertib secara prestasi, tetapi juga harus tertib secara administrasi," tegasnya.

Ia juga menyarankan agar NPC Kota Kupang membangun koordinasi dan sinergi program dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Kupang. Sinergi ini dinilai penting untuk berbagi ilmu kepelatihan, pemanfaatan alat latihan, maupun kolaborasi program guna mengoptimalkan potensi para atlet.

Ketua NPC Kota Kupang, Wilfridus Wene, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas perhatian khusus yang diberikan oleh Pemkot Kupang. "Kami baru benar-benar dibentuk pada tahun 2025 lalu. Kehadiran dana hibah ini merupakan bentuk perhatian khusus yang luar biasa dari Pemerintah Kota sekaligus memberikan harapan besar bagi kami," ungkap Wilfridus.

Ia mengakui bahwa merekrut atlet disabilitas memiliki tantangan tersendiri, di mana sebagian besar atlet yang dibina saat ini merupakan para pelajar. Wilfridus berkomitmen akan mempergunakan anggaran tersebut sebaik mungkin sesuai peruntukannya dan siap mempertanggungjawabkannya secara administratif.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan penandatanganan dokumen administrasi pencairan dana yang saat ini sedang diproses oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta sesi foto bersama antara Wali Kota, Kadispora, dan seluruh jajaran pengurus NPC Kota Kupang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

 𝐖𝐚𝐥𝐢 𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐊𝐮𝐩𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫 𝐌𝐞𝐬𝐤𝐢 𝐁𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐏𝐮𝐥𝐢𝐡, 𝐃𝐮𝐤𝐮𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐮𝐡 𝐀𝐝𝐢𝐫𝐚 𝐅𝐢𝐧𝐚𝐧𝐜𝐞 𝐊𝐮𝐩𝐚𝐧𝐠 𝐖𝐮𝐣𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧 𝐌𝐢𝐦𝐩𝐢 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭

GUBERNUR MELKI LAKA LENA TEGASKAN SENIN 20 JULI TETAP BERAKTIVITAS NORMAL — SURAT EDARAN LIBUR NONTON FINAL PIALA DUNIA DIPASTIKAN HOAKS

𝘈𝘥𝘳𝘪𝘢𝘯𝘢 𝘉𝘶𝘯𝘯𝘢 𝘒𝘢𝘭𝘢, 𝘚𝘦𝘯𝘪𝘮𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘵𝘶𝘢 𝘋𝘗𝘋 𝘗𝘈𝘗𝘗𝘙𝘐 𝘕𝘛𝘛, 𝘋𝘪𝘱𝘦𝘳𝘤𝘢𝘺𝘢 𝘓𝘢𝘺𝘢𝘯𝘪 𝘞𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘚𝘦𝘬𝘳𝘦𝘵𝘢𝘳𝘪𝘴 𝘓𝘶𝘳𝘢𝘩 𝘈𝘪𝘳𝘯𝘰𝘯𝘢