Gubernur Melki Laka Lena Tegaskan Dukungan Penuh bagi Pendidikan Calon Imam di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero
Redaksi 08 Juli 2026
KUPANG - Metro Flobamora
Suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan menyelimuti Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur pada Rabu malam, saat Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menerima kunjungan resmi dari jajaran pimpinan serta para frater Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Maumere.
Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan animasi misi dan konser amal tahunan yang digelar lembaga pendidikan pembinaan calon imam tersebut ke berbagai wilayah di Provinsi NTT.
Rombongan yang hadir berjumlah total 72 orang, yang terdiri dari tujuh orang imam pembina, 60 frater calon imam, serta lima mahasiswa program studi Pendidikan Keagamaan Katolik dari Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero.
Kegiatan utama yang diselenggarakan dalam rangkaian kunjungan ini adalah konser amal yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2026 mendatang di Grha Cendana, lingkungan Universitas Nusa Cendana Kupang.
Turut hadir menyertai Gubernur dalam jamuan makan malam tersebut antara lain Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTT Yohanes Oktovianus, para pimpinan perangkat daerah lingkup pemerintah provinsi, serta pimpinan instansi vertikal yang bertugas di wilayah NTT.
Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat dan alumni Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero yang kini berkiprah di berbagai bidang kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Rektor Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Romo Yosef Keladu Koten, SVD, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sambutan hangat dan perhatian besar yang diberikan Gubernur beserta jajarannya terhadap komunitas mereka.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan animasi misi dan konser amal yang dilaksanakan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat kalinya secara berturut-turut sejak kegiatan ini pertama kali digagas.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai sarana untuk mengajak seluruh umat beriman dan masyarakat luas agar turut berpartisipasi aktif mendukung keberlangsungan pendidikan serta pembinaan para calon imam di lembaga ini,” ujar Romo Yosef.
Lebih lanjut ia menguraikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pihaknya menghadapi tantangan yang cukup berat dalam hal pembiayaan operasional pendidikan, seiring dengan terus meningkatnya biaya kebutuhan hidup dan biaya pendidikan secara umum.
Di sisi lain, bantuan keuangan yang selama ini diterima dari lembaga-lembaga pendukung di luar negeri, termasuk dari pusat Gereja di Roma, terus mengalami penurunan jumlah secara signifikan.
“Meski dihadapkan pada keterbatasan dan tantangan finansial yang tidak ringan, tekad dan semangat kami untuk terus melaksanakan tugas suci membina dan mendidik calon-calon imam yang berkualitas tidak akan pernah surut,” tegasnya.
Romo Yosef juga menyoroti jejak prestasi para alumni Ledalero yang kini tersebar dan mengabdi di berbagai negara di dunia sebagai misionaris, sekaligus menjadi duta budaya yang membawa nama baik bangsa Indonesia dan Provinsi NTT di kancah internasional.
Sementara itu, Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena dalam pernyataannya menyambut baik seluruh rombongan dengan kalimat yang penuh keramahan, menegaskan bahwa Rumah Jabatan Gubernur sejatinya adalah milik seluruh rakyat Nusa Tenggara Timur.
“Saya sudah lama mengamati perkembangan dan kiprah Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero. Lembaga ini telah memberikan kontribusi yang sangat luar biasa bagi pembangunan sumber daya manusia, tidak hanya di NTT saja, melainkan juga di tingkat nasional hingga mancanegara,” ungkap Melki.
Gubernur menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke benua Afrika, Amerika, maupun Eropa, di mana ia kerap berjumpa dengan para alumni Ledalero yang sedang menjalankan tugas pelayanan dan karya misi di tempat-tempat tersebut.
“Mereka bukan hanya sekadar pewarta Injil, melainkan juga menjadi duta budaya yang memperkenalkan kearifan lokal dan identitas masyarakat NTT kepada dunia luar. Oleh karena itu, kita memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk menjaga keberlanjutan lembaga ini,” tegasnya.
Pada puncak acara, para frater mempersembahkan sejumlah lagu rohani yang meriah dan menyentuh hati, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lelang lagu yang dipandu secara langsung oleh Gubernur Melki Laka Lena sendiri.
Dari kegiatan lelang tersebut, berhasil dihimpun dana bantuan sebesar Rp133.500.000 yang bersumber dari sumbangan pribadi Gubernur, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, Kepala OJK NTT, para pengusaha, pimpinan perangkat daerah, Komisaris Utama Bank NTT, serta seluruh pejabat dan tokoh yang hadir, yang keseluruhannya akan diserahkan untuk mendukung keberlangsungan pendidikan dan pembinaan para frater di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero.
( Okkiboy )
Komentar
Posting Komentar