𝑾𝒂𝒌𝒊𝒍 𝑮𝒖𝒃𝒆𝒓𝒏𝒖𝒓 𝑱𝒐𝒉𝒏𝒊 𝑨𝒔𝒂𝒅𝒐𝒎𝒂 𝑨𝒋𝒂𝒌 𝑰𝑲𝑩𝑨𝑹 𝑩𝒆𝒓𝒑𝒆𝒓𝒂𝒏 𝑨𝒌𝒕𝒊𝒇 𝑾𝒖𝒋𝒖𝒅𝒌𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒅𝒂𝒚𝒂𝒂𝒏 𝑬𝒌𝒐𝒏𝒐𝒎𝒊 𝒅𝒂𝒏
📷Okkiboy 25 Juli 2026
Wakil Gubernur Johni Asadoma Ajak IKBAR Berperan Aktif Wujudkan Pemberdayaan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Baranusa
Kupang - Metro Flobamora
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma, mengajak Ikatan Keluarga Baranusa (IKBAR) untuk mewujudkan langkah nyata lewat program pemberdayaan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan warga Baranusa. Seruan itu disampaikannya saat meresmikan Kongres Nasional II Ikatan Keluarga Baranusa (IKBAR) Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, hari Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu Dalam Persaudaraan, Berkarya Untuk Kemajuan, Mengabdi Bagi Lewo Tana, Berkontribusi Bagi Bangsa” ini turut dihadiri Ketua Umum DPP IKBAR Syahrir Ika, Ketua DPW IKBAR NTT Abusalim Senin, para tokoh adat dan petuah Baranusa yang ada di Kupang, seluruh ketua IKBAR se-Indonesia beserta sesepuh organisasi, perwakilan Majelis Taqlim Umi Jami IKBAR Kupang, Kepala Dinas Perizinan dan Perdagangan Provinsi NTT Zet Sony Libing, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) NTT Noldy Pelokila.
Sebagai informasi, Ikatan Keluarga Baranusa (IKBAR) berakar kuat dari jati diri sejarah dan budaya warga Baranusa, kelompok yang berasal dari kawasan bersejarah di Pulau Pantar, Kabupaten Alor, yang sejak masa lampau dikenal sebagai wilayah Kerajaan Baranusa. Warisan sejarah itu tetap terjaga melalui tatanan pemerintahan adat, kearifan lokal dalam memanfaatkan kekayaan laut dan lahan pertanian, serta ragam tradisi yang masih dilestarikan hingga saat ini. Nilai persaudaraan, musyawarah mufakat, gotong royong, dan penghormatan pada adat istiadat inilah yang melandasi lahirnya IKBAR sebagai wadah pemersatu warga Baranusa yang kini berdiam di berbagai penjuru negeri.
Dalam pidato sambutannya, Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap keluarga besar IKBAR yang senantiasa menjaga keutuhan persatuan, memperkokoh solidaritas, melestarikan nilai budaya, serta turut andil dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia menambahkan bahwa masyarakat Baranusa memiliki catatan sejarah panjang tentang ketangguhan, semangat kerja sama, dan kebersamaan yang menjadi kekuatan dasar yang sangat berharga bagi kemajuan Nusa Tenggara Timur. Oleh karena itu, pelaksanaan Kongres Nasional II IKBAR diharapkan menjadi momen penting untuk mempererat ikatan persaudaraan antar generasi, serta mengukuhkan kebersamaan seluruh warga Baranusa yang tersebar di berbagai daerah.
“Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur sangat yakin bahwa pembangunan tidak bisa berjalan maksimal jika hanya dipikul oleh pemerintah sendiri. Atas dasar itu, kami mengajak seluruh unsur masyarakat, tak terkecuali Ikatan Keluarga Baranusa, untuk terus mempererat kerja sama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengembangkan perekonomian rakyat, melestarikan warisan budaya, serta menjaga persatuan dan kedamaian di tengah keberagaman yang kita miliki. Semangat gotong royong adalah kekuatan utama kita untuk membangun NTT,” ujarnya.
Wagub berharap Kongres Nasional II IKBAR ini mampu melahirkan program kerja yang memberikan dampak nyata, mulai dari pembinaan generasi muda, peningkatan kualitas pendidikan, pelestarian budaya, hingga penguatan ekonomi dan taraf hidup masyarakat. “Saya berharap IKBAR bisa menjadi penggerak utama perubahan pola pikir warga Baranusa. Segala potensi yang ada di bidang perikanan, perkebunan, dan sumber daya lainnya akan bernilai tinggi jika dikelola oleh masyarakat yang berani berpikir maju, kreatif, inovatif, dan mau bekerja keras. Perubahan harus dimulai dari cara kita memandang setiap peluang, sebab kemajuan sebuah daerah selalu bermula dari perubahan pola pikir warganya,” tegas Johni.
Sementara itu, Ketua DPP IKBAR Syahrir Ika menyampaikan bahwa keberadaan IKBAR bukan untuk mengambil alih tugas pemerintah, melainkan hadir sebagai mitra strategis yang turut mendukung percepatan pembangunan daerah lewat partisipasi aktif masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Syahrir mengajak seluruh anggota IKBAR untuk menumbuhkan jiwa wirausaha dan berkontribusi nyata dalam menggerakkan roda perekonomian warga. Ia juga menekankan bahwa potensi ekonomi yang dimiliki Baranusa perlu terus dikembangkan melalui kerja sama yang erat antara masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, warga Baranusa yang merantau ke berbagai daerah bahkan hingga ke luar negeri dapat menjadi jembatan penghubung untuk memperluas jaringan kerja sama, mendatangkan investasi, memperkenalkan produk unggulan daerah, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil karya masyarakat Baranusa.
Pada ajang kongres ini juga dilangsungkan peluncuran buku berjudul “IKBAR Diaspora Baranusa: Merantau Tanpa Kehilangan Akar”. Buku ini memuat pesan yang mendalam bagi warga Baranusa perantauan mengenai pentingnya menjaga jati diri budaya, nilai-nilai luhur, serta rasa cinta yang mendalam terhadap kampung halaman.
#humasNTT
#AyoBangunNTT
Komentar
Posting Komentar