𝐆𝐮𝐛𝐞𝐫𝐧𝐮𝐫 𝐌𝐞𝐥𝐤𝐢: 𝐒𝐞𝐤𝐨𝐥𝐚𝐡 𝐑𝐚𝐤𝐲𝐚𝐭 𝐖𝐮𝐣𝐮𝐝 𝐍𝐲𝐚𝐭𝐚 𝐊𝐞𝐩𝐞𝐝𝐮𝐥𝐢𝐚𝐧 𝐍𝐞𝐠𝐚𝐫𝐚 𝐝𝐞𝐦𝐢 𝐌𝐚𝐬𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐊𝐮𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐚𝐦𝐩𝐮.
Gubernur Melki: Sekolah Rakyat Wujud Nyata Kepedulian Negara demi Masa Depan Anak Kurang Mampu
📷 Okkiboy 20 juli 2026
KUPANG - Metro Flobamora
"Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar tawaran pendidikan tanpa biaya, melainkan pintu pembuka bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengubah nasib lewat pendidikan yang bermutu."
Demikian pernyataan Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena saat bertindak sebagai pembina upacara pada Apel Bersama Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kupang, Senin (20/7/2026), di Lapangan Upacara SRT 1 Kabupaten Kupang, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas komitmen menghadirkan Program Sekolah Rakyat sebagai solusi nyata memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia juga memberikan apresiasi kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf beserta seluruh jajaran Kementerian Sosial yang telah merancang dan memastikan program ini berjalan hingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kupang adalah satuan pendidikan berasrama yang menyelenggarakan jenjang SD, SMP, hingga SMA. Kegiatan belajar mengajar di sana telah dimulai sejak 13 Juli 2026 dengan total 249 peserta didik, yang terdiri dari 22 siswa SD, 111 siswa SMP, dan 116 siswa SMA.
Bagi Gubernur Melki, kehadiran Sekolah Rakyat adalah bukti nyata bahwa negara benar-benar hadir untuk memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak mendapatkan pendidikan terbaik, tanpa memandang latar belakang ekonomi keluarga.
"Kesempatan seperti ini tidak bisa dirasakan oleh semua anak. Oleh karena itu, saya berharap kalian memanfaatkannya dengan sungguh-sungguh. Belajarlah dengan giat, susun cita-cita setinggi langit, dan jadilah generasi yang kelak membanggakan keluarga, daerah NTT, serta bangsa Indonesia," ujarnya.
Ia mengaku merasa bangga melihat Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang kini bukan sekadar bangunan yang berdiri megah, melainkan telah menjadi rumah kedua bagi seluruh siswa, tenaga pendidik, staf sekolah, kepala sekolah, dan para wali asuh yang bersama-sama membangun suasana belajar yang sehat, aman, dan penuh kasih sayang.
Menurut dia, fasilitas yang tersedia di sana termasuk salah satu yang terlengkap dan terbaik di NTT, sehingga harus digunakan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan belajar serta membentuk watak dan karakter para siswa.
Dalam arahannya, Gubernur juga memberikan perhatian khusus pada kesejahteraan siswa di asrama, terutama anak-anak jenjang SD yang untuk pertama kalinya harus tinggal terpisah dari orang tua.
Ia meminta seluruh guru, pimpinan sekolah, dan wali asuh untuk memberikan bimbingan sepenuh hati dengan penuh kasih sayang, serta memperlakukan para siswa layaknya anak kandung sendiri. Sebaliknya, para siswa diminta menganggap lingkungan sekolah sebagai keluarga baru yang saling menyayangi dan menjaga satu sama lain.
"Saya berharap seluruh warga Sekolah Rakyat bersatu menjadi satu keluarga besar. Di asrama kita harus saling menjaga, saling menguatkan, dan saling memotivasi. Khusus untuk anak-anak SD, saya titipkan kepada para wali asuh agar menyayangi mereka persis seperti anak sendiri," tegasnya.
Gubernur Melki juga mengajak siswa SMP dan SMA untuk menjadi contoh teladan bagi adik-adik mereka dengan bersikap disiplin, saling menghargai, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Menurutnya, keberhasilan sistem pendidikan berasrama tidak hanya bergantung pada fasilitas yang tersedia, melainkan terbentuk dari budaya hidup bersama yang penuh rasa peduli.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT akan terus memberikan dukungan penuh dan memantau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat sebagai wujud kerja sama dengan Pemerintah Pusat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Nusa Tenggara Timur.
"Pendidikan adalah cara paling ampuh untuk memutus mata rantai kemiskinan. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTT akan terus mendukung Program Sekolah Rakyat agar benar-benar melahirkan generasi yang unggul, cerdas, berakhlak mulia, mandiri, dan mampu mengubah nasib keluarganya ke arah yang lebih baik," ucapnya dengan tegas.
Di akhir arahannya, Gubernur Melki berpesan kepada seluruh siswa agar senantiasa rajin belajar, tekun beribadah, menjaga kedisiplinan, serta tidak melangkah mengingat pengorbanan orang tua yang telah mengantar mereka meraih kesempatan berharga ini.
"Saya yakin setiap anak di sini memiliki kemampuan yang luar biasa. Dengan lingkungan belajar yang kondusif, bimbingan guru yang sabar, dan kehidupan asrama yang penuh kasih, saya yakin kalian akan tumbuh menjadi pribadi yang hebat, mampu mengangkat derajat keluarga, serta mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur dan Indonesia," tutupnya.
#AyoBangunNTT
Komentar
Posting Komentar