𝑰𝒓. 𝑯𝒆𝒓𝒐𝒍𝒅 𝑫𝒆𝒗𝒚 𝑬 𝑳𝒐𝒂𝒌, 𝑴𝑻: 𝑷𝒖𝒕𝒓𝒂 𝑨𝒔𝒍𝒊 𝑲𝒖𝒑𝒂𝒏𝒈 𝑩𝒆𝒓𝒃𝒆𝒌𝒂𝒍 𝑷𝒆𝒏𝒈𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑵𝒂𝒔𝒊𝒐𝒏𝒂𝒍 𝑯𝒊𝒎𝒃𝒂𝒖 𝑷𝒆𝒏𝒈𝒖𝒔𝒂𝒉𝒂 𝑩𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂 𝑩𝒂𝒏𝒈𝒌𝒊𝒕𝒌𝒂𝒏 𝑵𝑻𝑻
📷 Okkiboy 23 juli 2026
Ir. Herold Devy E Loak, MT: Putra Asli Kupang Berbekal Pengalaman Nasional Himbau Pengusaha Bersama Bangkitkan NTT
KUPANG – Metro Flobamora Seorang putra asli Kupang kelahiran 13 November 1962, Ir. Herold Devy E Loak, MT, kini mempersembahkan seluruh pengalaman panjangnya di bidang pembangunan untuk memajukan Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Pulau Timor dan wilayah sekitarnya. Pria yang beralamat di Oeba, Kupang ini, telah menapaki perjalanan karir lebih dari 4 dekade menangani berbagai proyek strategis di seluruh Indonesia, mulai dari bangunan, jalan, jembatan, bendungan hingga terowongan.
Jejak Karir Mengarungi Seluruh Penjuru Negeri
Perjalanan profesional Herold dimulai sejak tahun 1986, saat terlibat dalam pembangunan Hotel Bali Cliff Resort hingga tahun 1989. Tak berhenti di situ, tahun 1989 ia dipercaya mengawasi pembangunan Jalan Tabanan – Tanah Lot di Bali bersama PT. Perentjana Djaja.
Pengalamannya semakin meluas ke berbagai sektor vital: tahun 1990–1991 berkontribusi dalam pembangunan PLTD Jayapura bekerja sama dengan Lahmeyer dari Jerman, kemudian menangani pembangunan PLTA Minahasa di Manado bersama Halcrow dari Inggris.
Di Sulawesi, pada tahun 1998 ia mengawasi pembangunan jalan di wilayah Gorontalo yang kala itu masih menjadi bagian dari Kabupaten di Sulawesi Utara, dilanjutkan tahun 1999 mengawasi pembangunan jalan di Minahasa Utara kembali bersama PT. Perentjana Djaja.
Mulai tahun 2000 hingga memasuki masa pensiun tahun 2020, Herold mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil di Pemerintah Kota Kupang, dengan jabatan terakhir Kepala Bagian Administrasi Pembangunan. Ia juga pernah menjabat sebagai Team Leader Pembangunan Rusun Poltekes Kupang, serta sempat tercatat dalam struktur SR NTT tahun 2026.
Hingga saat ini, Herold masih aktif mengemban amanah di bidang manajemen konstruksi sebagai Team Leader Pembangunan Jalan Karang Asem – Bali, bekerja sama dengan PT. Mitra Tri Sakti KSO PT. Bhakti Persada Bali. Selama berkarir, ia telah terlibat langsung maupun mengawasi pembangunan berbagai jenis infrastruktur: gedung, jalan, jembatan, bendungan hingga terowongan.
Mimpi Membangun NTT Lewat Tiga Pilar Utama
Dengan segudang pengalaman yang dimilikinya, Herold menyimpan mimpi besar untuk kembali mengabdikan keahliannya bagi kemajuan daerah kelahirannya. Fokus perhatiannya tertuju pada tiga sektor utama: pengembangan pariwisata, pembangunan infrastruktur jalan dan bangunan, serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat.
Terkait pengembangan pariwisata, Herold memaparkan pandangannya yang mendalam:
"Turis itu maunya aman, bersih, dan privasinya tidak terganggu. Mau ke mana saja bebas. Tempat nginap yang mereka cari: aman, harga murah kalau dihitung dolar, dan makanannya banyak pilihan. Kalau objek wisata, bule suka berjemur. Pulang ke negaranya bisa pamer ke teman-teman ‘saya dari daerah tropis’."
Ia juga menekankan pentingnya memadukan keindahan alam dengan kekayaan budaya lokal:
"Kita siapkan wisata budaya: di gunung dan pantai ada pembuatan tuak, masak gula, tari adat. Jangan lupakan juga tarian khas Rote dan Sabu seperti Makafiti. Terus kita jual juga alam pegunungan: Mutis, Soe, Kolbano, Malaka. Dan transportasi juga penting. Bikin yang terbuka, ada kursi memanjang ke belakang biar wisatawannya bisa menikmati pemandangan."
Membuka Peluang Kerja Sama dengan Para Pengusaha
Menghadapi potensi besar yang belum tergarap maksimal di NTT, Herold dengan lapang dada mengajak para pengusaha besar maupun pelaku usaha untuk bergandengan tangan membangun daerah ini bersama-sama. Pengalaman panjangnya dalam merencanakan, melaksanakan hingga mengawasi berbagai proyek skala besar menjadi jaminan bahwa setiap rencana pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Bagi Herold, kembali membangun NTT bukan sekadar tugas, melainkan panggilan hati seorang putra daerah yang ingin melihat wilayahnya maju, sejahtera, dan setara dengan daerah lain di Indonesia lewat pembangunan yang terencana dan berkelanjutan.
#suberHerold
#editorRockyMT
Komentar
Posting Komentar